Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian dalam rangkaian pengisian jabatan kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Saleh Mustafa mengisi posisi Wamentan yang sebelumnya tidak terisi selama hampir tiga bulan. Jabatan tersebut kosong setelah Sudaryono dilantik Presiden Prabowo sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu, 22 Juli 2026.
Selain Saleh, Prabowo juga melantik sejumlah menteri koordinator, menteri, wakil menteri, serta kepala badan dalam agenda pengisian jabatan pemerintahan. Prosesi diawali dengan pengucapan sumpah janji jabatan yang dipimpin Presiden sesuai agama masing-masing pejabat.
Para pejabat yang dilantik menyatakan kesediaan untuk mengikuti sumpah janji sebelum menjalankan tugas dalam pemerintahan pada sisa masa jabatan 2024-2029.
Baca Juga: Profil Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Jenderal Kopassus yang Jadi Wakasad
Profil Saleh Mustafa
Pengangkatan Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian membawa pengalaman panjangnya di lingkungan TNI Angkatan Darat ke bidang pembangunan nasional, khususnya sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Pria kelahiran Ternate, Maluku Utara, 14 Maret 1969, tersebut merupakan lulusan Akademi Militer 1991. Ia mengawali karier di kecabangan Infanteri Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Pengalaman di satuan khusus tersebut menjadi bagian awal dari perjalanan Saleh dalam berbagai penugasan operasional dan jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Baca Juga: Mutasi TNI: Letjen Saleh Mustafa Jadi Wakasad, 3 Pangdam Diganti
Dalam perjalanan karier militernya, Saleh tercatat pernah mengikuti sejumlah operasi, di antaranya Operasi Seroja, Operasi Tinombala, operasi konflik Papua, serta Operasi Damai Cartenz.
Berbagai penugasan tersebut memberinya pengalaman dalam menghadapi kondisi yang kompleks, membangun koordinasi, serta menjalankan pengambilan keputusan dalam situasi yang penuh tantangan.
Karier Saleh kemudian berkembang melalui sejumlah jabatan kepemimpinan, baik di satuan operasional maupun struktur komando TNI Angkatan Darat. Ia menjabat Inspektur Jenderal TNI mulai 24 Juli 2024 sebelum kemudian dipercaya menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) pada 15 Agustus 2025.
Saat menjabat sebagai Inspektur Jenderal TNI, Saleh memiliki pengalaman dalam bidang pengawasan dan pembinaan organisasi serta tata kelola institusi.
Sebelum menduduki sejumlah posisi tersebut, Saleh juga pernah dipercaya memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Ia bahkan sebelumnya menjabat Kepala Staf Kostrad sebelum mendapatkan amanah sebagai Panglima Kostrad.
Saleh juga pernah memimpin Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih pada April hingga Juli 2023. Penugasan tersebut menambah pengalamannya dalam mengelola wilayah dengan dinamika sosial, keamanan, dan pembangunan yang kompleks.
Medan Baru
Kini, Saleh memasuki bidang pengabdian yang berbeda dari pengalaman sebelumnya. Sebagai Wakil Menteri Pertanian, ia akan mendukung pemerintah dalam memperkuat produksi pertanian, menjaga ketersediaan pangan, dan mendorong pencapaian swasembada pangan.
Pengalaman dalam memimpin organisasi besar menjadi bagian dari bekal Saleh untuk membangun koordinasi lintas sektor serta mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan kebutuhan petani di lapangan.
Di luar perjalanan militernya, Saleh juga pernah menuangkan perhatian terhadap persoalan budaya dan perdamaian melalui sebuah karya tulis. Pada 2016, ia menerbitkan buku berjudul "Menuai Damai di Tanah Poso" yang membahas peran kearifan lokal dalam membangun harmoni sosial.
Karya tersebut menunjukkan perhatian Saleh terhadap pendekatan budaya dan pemahaman masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan stabilitas serta pembangunan berkelanjutan.
Setelah bertahun-tahun menjalankan tugas di lingkungan militer, Muhammad Saleh Mustafa kini memasuki bidang baru dengan tanggung jawab di sektor pertanian.
Sebagai Wakil Menteri Pertanian, ia akan mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam mengawal agenda pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan.
(Sumber: Antara)
Arsip foto - Wakil Menteri Pertanian Muhammad Saleh Mustafa di Mabes AD, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Januari 2026. (Antara)