Ntvnews.id, Riyadh - Salah satu penumpang Flydubai, Adam Polo, mengungkapkan pengalaman menegangkan ketika pesawat yang ditumpanginya mengalami insiden yang nyaris berujung pada pembajakan dan jatuh ke wilayah Israel.
Adam saat itu berada dalam penerbangan Flydubai bersama istri dan dua anaknya. Situasi mendadak berubah ketika pesawat yang mereka tumpangi menukik secara tajam.
"Untuk sesaat gangguan awal terasa seperti turbulensi udara biasa. Tetapi setelah satu detik. Anda merasakan bahwa penurunan dan percepatan jatuhnya tak normal," kata dia, dikutip CNN International, Jumat, 2 Oktober 2026.
Adam melanjutkan, aliran listrik, seluruh sistem multimedia, hingga pendingin udara di dalam pesawat tiba-tiba tidak berfungsi.
"Orang-orang yang berada di lorong atau hanya pergi ke toilet , mereka jatuh. Siapa pun yang tak duduk juga jatuh," kata dia.
Menurut Adam, kondisi di dalam pesawat terasa sangat ekstrem dan membuat para penumpang panik.
"Jadi seperti wahana roller coaster paling gila yang pernah Anda naiki, tapi dikalikan seribu," imbuh Polo.
Baca Juga: Putin Tolak Gencatan Senjata Serangan Jarak Jauh Rusia-Ukraina
Dalam insiden tersebut, pesawat dilaporkan mengalami penurunan hingga 17.400 kaki dalam waktu kurang dari dua menit. Para penumpang sontak berteriak ketika turbulensi terus mengguncang pesawat.
"Sangat terasa sesuatu yang salah sedang terjadi di sini," kata dia.
Sebelumnya, penerbangan Flydubai dari Dubai, Uni Emirat Arab, menuju Tel Aviv, Israel, sempat dilaporkan mengalami dugaan pembajakan. Pesawat kemudian dialihkan ke Arab Saudi dengan melewati wilayah udara Yordania.
Pesawat juga sempat mengirimkan sinyal darurat umum. Tak lama kemudian, sinyal darurat lainnya dikirim yang mengindikasikan adanya kemungkinan pembajakan.
Pesawat tersebut akhirnya berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Tabuk, Arab Saudi. Seluruh penumpang dilaporkan selamat.
Setelah dilakukan pemeriksaan, insiden tersebut diketahui berkaitan dengan perkelahian di dalam kokpit. Kopilot diduga berupaya menabrakkan pesawat serta menyerang pilot lainnya dengan pisau. Pilot tersebut diketahui bernama Kapten Smit Machchha.
Ilustrasi Pesawat (Pixabay)