Ntvnews.id, Jakarta - Otoritas Arab Saudi secara tegas membantah laporan yang menyebutkan adanya aksi pelaku bom bunuh diri di kawasan Masjidil Haram, Mekkah. Klarifikasi ini disampaikan setelah aparat keamanan mengamankan seorang pria di lokasi suci tersebut akibat tindakannya mengganggu para peziarah yang melintas serta memicu kepanikan.
“Pihak keamanan di ibu kota suci telah menangkap seseorang karena mengganggu orang yang melintas serta menebarkan ketakutan dan kepanikan di antara mereka, dan orang tersebut segera ditangani. Otoritas keamanan menegaskan bahwa tidak ada kebenaran dalam klaim yang beredar terkait insiden tersebut,” demikian keterangan resmi yang diunggah otoritas Arab Saudi melalui platform X.
Meski demikian, pernyataan tersebut belum merinci lebih lanjut mengenai identitas maupun kondisi fisik dari pria yang berhasil ditangkap itu.
Bantahan ini merespons narasi yang sempat viral di berbagai platform media sosial. Sebelumnya, sejumlah akun mengeklaim bahwa seorang terduga pelaku bom bunuh diri yang mengenakan rompi bermuatan bahan peledak sempat mendekati Kakbah sebelum akhirnya berhasil diringkus oleh aparat keamanan.
Kakbah sendiri merupakan bangunan suci berbentuk kubus yang terletak tepat di jantung Masjidil Haram dan menjadi kiblat serta situs paling dimuliakan dalam agama Islam.
(Sumber: Antara)
Jamaah haji dari berbagai negara melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Minggu (15/6/2025). (Antara)