Kasus Perundungan di Sekolah Internasional Serpong Berujung Damai

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Okt 2026, 16:31
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi bullying. Ilustrasi bullying. (Freepik)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyampaikan bahwa kasus dugaan perundungan terhadap seorang siswa di sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, akan diselesaikan secara mandiri oleh pihak-pihak terkait.

"Hasil koordinasi kami dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Tangsel, pihak keluarga korban maupun terduga pelaku sepakat untuk menyelesaikan secara mandiri dan tidak melaporkan kasusnya," kata Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Titi Eko Rahayu saat dihubungi di Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026.

Kesepakatan tersebut terwujud setelah beberapa kali pertemuan antara keluarga korban dan keluarga terduga pelaku yang difasilitasi oleh pihak sekolah.

KemenPPPA tetap menjalin koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengawasi proses penyelesaian kasus tersebut.

Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Titi Eko Rahayu menegaskan bahwa penanganan perkara harus mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak. Hal ini mencakup pemulihan kondisi fisik maupun psikologis korban hingga benar-benar pulih.

Baca Juga: Mendikdasmen Dalami Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang

Sebelumnya, seorang siswa SMP di sekolah internasional kawasan Serpong, Tangerang Selatan, diduga menjadi korban perundungan hingga mengalami luka-luka.

Dalam kejadian tersebut, enam siswa kelas atas diduga terlibat dalam tindakan perundungan yang berlangsung di lapangan sekolah. Salah satu terduga pelaku disebut-sebut merupakan anak seorang wakil menteri.

Peristiwa itu tidak terekam kamera pengawas (CCTV) karena area lapangan sekolah tidak dilengkapi perangkat tersebut.

Sementara itu, wakil menteri berinisial DAS membantah bahwa anaknya terlibat dalam dugaan perundungan yang terjadi di sekolah tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close