Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Pratikno menyatakan akan mengoptimalkan pengalaman para tokoh nasional yang berasal dari beragam latar belakang agama dan profesi untuk memberikan masukan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026, Pratikno menjelaskan bahwa pengetahuan serta pengalaman panjang para anggota baru Wantimpres menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas sesuai amanat undang-undang.
"Anggota-anggota Wantimpres yang baru ini adalah tokoh-tokoh nasional dari berbagai bidang, dari berbagai agama, dari berbagai profesi yang sudah berpengalaman membaktikan diri pada negeri kita tercinta," kata Pratikno.
Ia menuturkan, Wantimpres memiliki fungsi khusus dalam struktur pemerintahan, yakni memberikan saran dan pertimbangan yang ditujukan kepada satu pihak, yaitu Presiden.
"Tugas kami memang khusus dengan satu beneficiary (penerima manfaat) yaitu Bapak Presiden," ujarnya.
Baca Juga: Daftar 26 Anggota Wantimpres 2026 yang Dilantik Prabowo
Sebagai ketua, Pratikno bersama Wakil Ketua Hatta Rajasa dan Sekretaris Qodari bertekad mendukung seluruh anggota dewan agar dapat menjalankan perannya dalam memberikan pertimbangan secara maksimal.
Dengan kehadiran jajaran Wantimpres yang baru, diharapkan berbagai masukan berkualitas dapat diberikan untuk mendukung pelaksanaan agenda strategis pemerintah ke depan.
Selain Pratikno, Hatta Rajasa, dan Qodari, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah tokoh sebagai anggota Wantimpres, yakni Shinta Nuriyah Wahid, Muhammad Quraish Shihab, Bambang Soesatyo, Agum Gumelar, Budi Gunawan, Chairul Tanjung, Salim Segaf Aljufri, KH Anwar Iskandar, KH Said Aqil Siradj, KH Yahya Cholil Staquf, Philip Kuncoro Wijaya, dan Budi Tanuwibowo.
Baca Juga: Sah! Prabowo Lantik Praktikno Jadi Ketua Wantimpres dan Hatta Rajasa Wakil
Anggota lainnya ialah Ida Bagus Purwalaksana, Soekarwo, Jusuf Hamka, Dato' Sri Tahir, Jusuf Wanandi, Margarito Kamis, Rocky Gerung, Mohamad Hatta, Anwar Usman, Ignasius Jonan, dan Murdaya Poo.
(Sumber: Antara)
Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Pratikno memberikan keterangan kepada wartawan usai pelantikan di Istana Negara Jakarta (Antara)