BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter dan Ancaman Banjir Rob Hari Ini

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Okt 2026, 10:34
thumbnail-author
Amanda Putri Utomo
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
gelombang tinggi di pinggir pantai aceh gelombang tinggi di pinggir pantai aceh

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah potensi cuaca yang dapat berdampak pada aktivitas di darat maupun laut, Selasa. Peringatan tersebut terutama ditujukan kepada masyarakat pesisir, nelayan, serta pengguna jasa transportasi laut dan udara.

Selain potensi gelombang tinggi, BMKG juga mengingatkan adanya kemungkinan banjir rob di sejumlah wilayah pesisir akibat kondisi pasang air laut. Masyarakat diminta memperhatikan informasi cuaca terbaru sebelum melakukan aktivitas, khususnya di wilayah yang berpotensi terdampak.

Prakirawan BMKG Bintari menjelaskan kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi pola perlambatan serta pertemuan angin yang dapat memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah daerah. Meski demikian, kondisi kering masih menjadi gambaran umum cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia.

"Pesisir barat Sumatera, sebagian besar Kalimantan, hingga wilayah Papua bagian tengah dan pegunungan diprakirakan mengalami pembentukan awan hujan. Pengguna transportasi udara diimbau mewaspadai potensi awan cumulonimbus di wilayah lintasan penerbangan tersebut," kata dia.

Baca Juga: BMKG Prakirakan Hujan Guyur Jakarta pada Rabu Sore hingga Malam

Di sektor kelautan, BMKG meminta nelayan dan operator transportasi laut memperhatikan kondisi perairan karena terdapat wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi untuk mengurangi risiko terhadap keselamatan pelayaran.

Peringatan gelombang tinggi dengan ketinggian mencapai 2,5 hingga 4 meter berlaku di sejumlah perairan, khususnya Samudra Hindia bagian barat Bengkulu hingga Lampung serta Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat.

"Masyarakat pesisir Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan juga diminta mengantisipasi potensi banjir rob akibat fenomena pasang air laut," ujarnya.

Sementara itu, prakiraan cuaca di sejumlah kota di Pulau Sumatera menunjukkan kondisi yang beragam. Pekanbaru berpeluang mengalami hujan disertai petir, sedangkan Banda Aceh diprakirakan turun hujan dengan intensitas sedang. Hujan ringan berpotensi terjadi di Medan dan Padang.

Baca Juga: BMKG: Waspadai Hujan hingga Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Aceh dan NTT

Adapun Bandar Lampung diprediksi mengalami kondisi asap atau kabut. Sementara itu, udara kabur berpotensi terjadi di Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, hingga Pangkal Pinang.

Beranjak ke wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, sejumlah kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, serta Kupang diprakirakan mengalami cuaca berawan tebal. Hujan ringan berpotensi turun di Serang, sedangkan Mataram berpeluang mengalami kondisi udara kabur.

Di Kalimantan dan Sulawesi, hujan ringan berpotensi mengguyur Pontianak, Tanjung Selor, Mamuju, dan Palu. Sementara itu, Palangka Raya perlu mewaspadai kondisi asap seiring dengan cuaca yang relatif kering.

Untuk wilayah Indonesia bagian timur, hujan ringan diprakirakan terjadi di Nabire dan Jayawijaya. BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan perkembangan kondisi atmosfer karena perubahan cuaca dapat terjadi secara dinamis.

Selain ancaman gelombang tinggi dan banjir rob, masyarakat di sejumlah daerah juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca kering, termasuk potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan kondisi cuaca saat ini, tetapi rutin memantau informasi dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan cuaca.

(Sumber: ANTARA) 

x|close