Ntvnews.id, Jakarta - Polda Metro Jaya menyiapkan ribuan personel untuk mengawal aksi penyampaian pendapat yang dilakukan elemen buruh di sekitar Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Selasa. Sebanyak 11.261 personel disiagakan untuk memastikan rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar mengatakan pengamanan tidak hanya difokuskan pada lokasi aksi. Kepolisian juga menempatkan ribuan personel lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan yang terdampak kegiatan.
Sebanyak 2.055 personel dari jajaran lalu lintas diterjunkan untuk mengatur pergerakan kendaraan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR.
"Pengamanan tersebut dilakukan dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, dialogis, dan terukur," kata La Ode dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2026.
La Ode menegaskan penyampaian pendapat merupakan bagian dari hak konstitusional masyarakat. Karena itu, kepolisian tidak hanya bertugas mengamankan jalannya aksi, tetapi juga memastikan hak warga untuk menyampaikan aspirasi dapat berjalan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Baca Juga: Kapolri Suyudi Lantik 27 Pejabat Polri dan Kapolda Baru
"Tugas kita adalah melayani dan memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap dapat berlangsung dengan baik," ujar La Ode.
Dalam pelaksanaan pengamanan, La Ode meminta seluruh personel mengedepankan sikap profesional serta mampu mengendalikan diri. Anggota juga diarahkan untuk tidak mudah terprovokasi dan menjalin komunikasi dengan para koordinator lapangan selama aksi berlangsung.
Kepolisian juga menetapkan aturan khusus bagi personel yang bertugas di lapangan. Mereka dilarang membawa maupun menggunakan senjata api dan senjata tajam selama melakukan pengamanan aksi.
"Seluruh anggota yang bertugas juga dilarang keras membawa maupun menggunakan senjata api dan senjata tajam," tegas La Ode.
Baca Juga: Kapolri Lantik dan Sertijab 27 Perwira Tinggi, Sejumlah Kapolda Berganti
Untuk mengantisipasi dampak aksi terhadap mobilitas warga, Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Gatot Subroto dan sejumlah ruas jalan yang berada di sekitar Gedung DPR/MPR.
Pengaturan arus kendaraan tersebut akan dilakukan secara situasional. Artinya, penerapan rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi dan perkembangan situasi di lapangan.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pengamanan aksi juga menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga ruang demokrasi sekaligus memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat.
"Polri hadir untuk menjaga ruang demokrasi agar masyarakat dapat menyampaikan pendapat dengan aman dan tertib. Pada saat yang sama, hak masyarakat lainnya untuk beraktivitas juga harus tetap terjaga. Mari bersama-sama menjaga ketertiban, saling menghormati, dan mengutamakan keselamatan," pungkas Budi.
(Sumber: ANTARA)
apel kesiapan yang diikuti 11.261