Kawendra Lantik DPW dan Gekrafs Kampus DIY: Ide Kreatif Harus Dieksekusi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Okt 2026, 10:09
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Gekrafs Lantik DPW DIY dan Gekrafs Kampus DIY, Kawendra: Ide Kreatif Harus Dieksekusi Gekrafs Lantik DPW DIY dan Gekrafs Kampus DIY, Kawendra: Ide Kreatif Harus Dieksekusi (Dokumentasi)

Ntvnews.id, Jakarta - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) memperkuat konsolidasi organisasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui pelantikan pengurus DPW Gekrafs DIY dan Gekrafs Kampus DIY di Graha Pandawa, Balai Kota Yogyakarta pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Yogyakarta melalui kolaborasi antara pelaku usaha kreatif, pemerintah, komunitas, serta generasi muda.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua OKK DPP GEKRAFS Arifin Ihsan Rismansyah, Kepala Sekretariat DPP GEKRAFS Wulan, Wasekjen DPP GEKRAFS Nuraz Anami, Bidang Event DPP GEKRAFS David Hamka, Ketua Bidang Riset DPP GEKRAFS Nissa Rengganis, Sekretaris Dewan Penyantun DPP GEKRAFS Herman, Ketua Harian DPP GEKRAFS Erwin Soerjadi, Wakil Ketua Harian DPP GEKRAFS Noval Abuzarr, serta Ketua Gekrafs Kampus Nasional Hijaz Mahesa.

Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian mengatakan penguatan kepengurusan di daerah harus diikuti dengan program nyata yang dapat memberikan manfaat bagi pelaku ekonomi kreatif. Menurutnya, Gekrafs memiliki sejumlah agenda kolaborasi yang akan dijalankan di Yogyakarta dalam waktu dekat, baik bersama pemerintah maupun organisasi dan asosiasi lainnya.

“Untuk terdekat di bulan Oktober kita bisa berbicara bahwa kita sudah memiliki program-program kolaborasi, baik dengan beberapa organisasi atau asosiasi lain,” kata Kawendra, dikutip 8 Oktober 2026.

Baca Juga: DPLN Gekrafs Portugal Resmi Dilantik, Perkuat Akses Pasar Eropa Menjelang IEU CEPA

Kawendra menyebut salah satu agenda yang akan melibatkan Gekrafs adalah Jogja Cultural Festival yang rangkaiannya berlangsung hingga November. Selain itu, Gekrafs juga akan berkolaborasi dalam kegiatan Meet the Investor pada 21–22 Oktober sebagai bagian dari rangkaian GIVE UGM melalui Collaboration Class dan talkshow yang membahas ekonomi kreatif.

Ia menilai Yogyakarta memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif, namun masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dijawab bersama, khususnya dalam membawa ide kreatif menjadi produk dan bisnis yang siap berkembang.

“Memang masih banyak dari teman-teman UMKM di sini yang lebih fokus mungkin dengan idenya mereka sudah sangat banyak, kemudian idenya juga mereka beragam, tapi dalam eksekusinya masalah permodalan, kemudian juga masalah mungkin bahkan di branding dan lainnya mereka belum belum fokus ke arah sana,” ujarnya.

Karena itu, Gekrafs menurut Kawendra akan berperan sebagai wadah yang mempertemukan pelaku ekonomi kreatif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan stakeholder lainnya.

Baca Juga: Gekrafs dan Gekrafs NTT Salurkan Bantuan Air Bersih dan Nakes untuk Warga Terdampak Bencana

Kolaborasi tersebut dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha, mulai dari penguatan branding, akses permodalan, pemasaran, hingga fasilitasi sertifikasi.

“Gekrafs menjadi wadah untuk mempertemukan teman-teman pelaku ekonomi kreatif dengan pemerintah dan berbagai stakeholder lainnya, sehingga potensi yang ada bisa dikembangkan bersama dan memberikan dampak ekonomi,” kata Kawendra.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan berharap Gekrafs tidak berhenti sebagai organisasi yang hanya menjalankan kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi rumah bersama bagi pelaku ekonomi kreatif.

“Saya tidak ingin Gekrafs hanya hadir sebagai sebuah organisasi yang memiliki struktur kepengurusan dan menjalankan hanya kegiatan seremonial. Tetapi saya juga ingin Gekrafs benar-benar hadir dan memberikan manfaat bagi para pelaku ekonomi kreatif,” kata Wawan.

Dengan penguatan DPW Gekrafs DIY dan hadirnya Gekrafs Kampus DIY, Gekrafs berharap kolaborasi antara pelaku ekonomi kreatif, pemerintah dan generasi muda di Yogyakarta semakin kuat, sekaligus membuka peluang agar karya kreatif daerah dapat berkembang ke pasar nasional hingga global.

x|close