Cek Fakta: Isu Luhut Dicopot dan Diganti Zulkifli Hasan Adalah Hoaks

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Okt 2026, 17:25
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip - Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah/Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan pers selepas rapat tingkat menteri yang membahas perluasan program intervensi perlindungan sosial (Perlinsos) dan implementasi tahun 2027 di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (30/9/2026) Arsip - Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah/Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan pers selepas rapat tingkat menteri yang membahas perluasan program intervensi perlindungan sosial (Perlinsos) dan implementasi tahun 2027 di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (30/9/2026) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Berdasarkan hasil penelusuran dan verifikasi fakta, narasi yang mengeklaim bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mencopot Luhut Binsar Pandjaitan dari jabatannya dan menggantinya dengan Zulkifli Hasan adalah informasi yang tidak benar atau hoaks.

Unggahan yang beredar di media sosial Facebook tersebut tidak menyertakan keterangan yang jelas mengenai posisi atau jabatan spesifik Luhut yang diklaim telah dicopot. Padahal, di dalam pemerintahan, Luhut diketahui mengemban sejumlah penugasan strategis, seperti Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) serta Penasihat Khusus Presiden.
 
Unggahan yang menarasikan Luhut dicopot Presiden Prabowo, diganti Zulkifli Hasan. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook) Unggahan yang menarasikan Luhut dicopot Presiden Prabowo, diganti Zulkifli Hasan. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook)

Faktanya, hingga saat ini tidak ada pengumuman, keputusan, maupun informasi resmi dari pihak istana atau instansi berwenang terkait pencopotan tersebut. Luhut Binsar Pandjaitan juga terpantau masih aktif menjalankan tugas-tugas resminya. Salah satunya terlihat saat ia hadir dan memimpin pembahasan dalam acara China Southeast Asia Forum on Higher Education and Industry Cooperation 2026 di KEK Kura Kura Bali, di mana ia mendorong percepatan hilirisasi rumput laut nasional.

Oleh karena itu, klaim pergantian pejabat tinggi tersebut dipastikan tidak memiliki dasar yang valid dan masuk kategori berita bohong.

Rating: Hoaks
 
 
(Sumber: Antara)
 
x|close