PM Malaysia Anwar Ibrahim Desak Indonesia dan ASEAN Segera Tangani Kebakaran Hutan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Okt 2026, 06:34
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. (Antara)

Ntvnews.id, Kuala Lumpur - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim meminta Indonesia bersama ASEAN segera mengambil langkah untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kabut asap hingga menyebar ke wilayah Malaysia.

Anwar menyampaikan hal tersebut melalui unggahan di X pada Kamis, 8 Oktober 2026. Ia juga mengungkapkan telah berkomunikasi langsung dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengenai upaya penanganan kebakaran yang memicu kabut asap.

"Saya telah berbicara dengan Presiden Prabowo, yang sepakat untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan; komitmen ini harus ditindaklanjuti dengan tindakan segera dan efektif dari pihak Indonesia untuk menangani akar penyebab kabut asap, sementara Malaysia siap untuk bekerja sama," kata Anwar.

Selain berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia, Anwar meminta Menteri Luar Negeri Malaysia berkoordinasi dengan Sekretariat ASEAN. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pertemuan para menteri negara-negara anggota ASEAN guna membahas persoalan kabut asap.

"Yang bertujuan mengoordinasikan tindakan regional-khususnya untuk memperkuat upaya Indonesia dalam mengatasi masalah ini-demi melindungi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat," imbuh Anwar.

Baca Juga: AS Panggil Dubes Malaysia Usai PM Anwar Ibrahim Usir Warga Israel

Anwar mengatakan kondisi kabut asap yang semakin memburuk "sangat mengkhawatirkan", khususnya karena berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat Malaysia.

Pemerintah Malaysia pun meningkatkan berbagai langkah penanganan, salah satunya dengan melakukan operasi penyemaian awan atau operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk membantu menghasilkan hujan.

Kebakaran hutan dan lahan telah terjadi di sejumlah wilayah Indonesia sejak bulan lalu. Asap dari kebakaran tersebut kemudian turut berdampak ke negara-negara sekitar, termasuk Malaysia, Filipina, dan Thailand.

Di Indonesia, sejumlah instansi telah dikerahkan untuk menangani kebakaran. Petugas pemadam kebakaran, badan penanggulangan bencana, TNI, dan Polri bekerja sama melakukan pemadaman serta menangani titik-titik api.

Pemerintah Indonesia juga menjalankan operasi modifikasi cuaca dengan mengondisikan awan agar menghasilkan hujan di wilayah yang membutuhkan.

TERKINI

Load More
x|close