Gempa M7,7 Guncang Panama, KBRI Pastikan WNI di Panama dan Kosta Rika Aman

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Okt 2026, 14:24
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah menyampaikan pernyataannya dalam taklimat media di Jakarta Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah menyampaikan pernyataannya dalam taklimat media di Jakarta (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Panama City terus memantau situasi setelah gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang Panama. Hingga saat ini, seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Panama dan Kosta Rika dilaporkan dalam kondisi aman.

Gempa tersebut berpusat di wilayah tengah-selatan Panama, tepatnya di sekitar Pitaloza Arriba, Provinsi Herrera. Otoritas setempat juga melaporkan adanya gempa susulan yang turut menjadi perhatian dalam pemantauan dampak bencana.

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, mengatakan gempa susulan bermagnitudo 5,2 sempat terjadi. Sementara itu, proses pendataan dampak serta pemeriksaan kerusakan akibat gempa masih berlangsung.

"Otoritas terkait di Panama melaporkan sempat terjadi gempa susulan bermagnitudo 5,2. Pemantauan terhadap dampak dan kerusakan akibat gempa masih terus dilakukan," ujar Heni dalam keterangan tertulis, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Pasca-gempa, sejumlah layanan transportasi dan fasilitas umum sempat dihentikan sementara untuk menjalani pemeriksaan keselamatan. Namun, layanan bus kota dan operasional bandara dilaporkan telah kembali berjalan.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Panama

Heni memastikan seluruh WNI yang berada di wilayah akreditasi KBRI Panama City tidak terdampak secara serius berdasarkan hasil pemantauan sementara.

"Berdasarkan pemantauan KBRI Panama City, seluruh warga negara Indonesia (WNI) di wilayah akreditasi saat ini berada dalam kondisi aman. Terdapat 52 WNI di Panama dan 11 WNI di Kosta Rika," tutur Heni.

Ia menambahkan, KBRI Panama City telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi pascagempa. Perwakilan RI juga mengingatkan para WNI agar tetap waspada dan mematuhi arahan keselamatan dari otoritas setempat.

"KBRI Panama City telah berkoordinasi terkait perkembangan situasi serta menyampaikan imbauan keselamatan kepada para WNI agar mengikuti informasi resmi dan menghindari bangunan yang mengalami kerusakan," sambungnya.

Kemlu RI melalui KBRI Panama City akan terus mengikuti perkembangan situasi dan menjaga komunikasi dengan seluruh WNI di wilayah tersebut guna memastikan keselamatan mereka.

Bagi WNI yang menghadapi keadaan darurat, KBRI Panama City menyediakan layanan hotline yang dapat dihubungi melalui nomor +507-6354-0958.

x|close