Ntvnews.id, Lubuk Sidup - Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra) kembali mengunjungi hunian sementara (huntara) di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, yang beberapa waktu lalu dibangun atas inisiatif Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan dukungan para mitra, Kamis, 8 Oktober 2026. Dalam kunjungan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Kemenko Infra, Ronny Hutahayan, bersama Staf Khusus Menko Infra, Herzaky Mahendra Putra, beserta jajaran lainnya berdialog dengan warga yang telah menempati huntara.
Kehidupan masyarakat di huntara kini lebih baik dibandingkan saat masih tinggal di tenda-tenda pengungsian. Warga telah kembali menjalani aktivitas sehari-hari bersama anak-anak mereka di hunian yang lebih nyaman. Pada kesempatan tersebut, jajaran Kemenko Infra juga menyerahkan bantuan sembako dari Menko AHY untuk masyarakat terdampak.
Deputi Ronny turut menyampaikan salam hangat dan permohonan maaf Menko AHY karena belum dapat kembali hadir di Aceh Tamiang. Meski demikian, komitmen Menko AHY untuk memastikan pemulihan masyarakat terus berlanjut tetap dijalankan. Hunian sementara bukanlah tujuan akhir, melainkan titik awal pemulihan agar warga dapat hidup lebih tenang sembari pemerintah menyiapkan tahapan berikutnya melalui pembangunan hunian tetap.
Lokasi pembangunan hunian tetap (huntap) berada sekitar 100 meter dari huntara yang kini ditempati warga. Di atas lahan seluas 10 hektare, pemerintah merencanakan pembangunan 169 unit rumah yang dilengkapi prasarana dan sarana pendukung, mulai dari jalan lingkungan, drainase, sanitasi, penerangan, hingga akses air bersih.
Baca Juga: 2 Gempa Besar Guncang Indonesia Minggu Pagi, M 6,1 di NTT dan M 5,8 di Aceh
Kunjungi Aceh Tamiang, Kemenko Infra Dorong Percepatan Pembangunan Hunian Tetap untuk Warga Terdampak Bencana dan Berikan Bantuan untuk Warga
Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Kemenko Infra, Ronny Hutahayan, menjelaskan proses pembangunan huntap di Lubuk Sidup telah memasuki tahap pembersihan lahan. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026 sesuai rencana balai terkait.
“Harapannya dapat diselesaikan pada akhir Desember 2026,” kata Ronny.
Ia mengapresiasi kerja sama Bupati Aceh Tamiang, kementerian dan lembaga di tingkat pusat terutama yang tergabung dalam Satgas PRR Sumatera, serta organisasi perangkat daerah yang terus berupaya menghadirkan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana.
Secara keseluruhan, rencana penyediaan huntap di Aceh Tamiang mencapai lebih dari 18.000 unit. Jumlah tersebut mencakup huntap dari BNPB dan hunian relokasi dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), dengan porsi relokasi PKP lebih dari 10.000 unit.
Berdasarkan rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi, pembangunan semula dijadwalkan berlangsung selama tiga tahun, yakni 2026-2028. Namun, melalui arahan Presiden pada 25 Mei 2026, pelaksanaannya diminta dipercepat menjadi dua tahun. Untuk 2026, target pembangunan huntap Kementerian PKP di Aceh Tamiang ditetapkan sebanyak 2.399 unit.
Ronny mengakui penyelesaian pembangunan membutuhkan kerja bersama seluruh instansi pusat dan daerah. Salah satu tahapan yang memerlukan waktu ialah pengadaan lahan, karena pemerintah harus memastikan lokasi pembangunan berada di luar zona rawan bencana demi keselamatan warga.
Baca Juga: BMKG: Waspadai Hujan hingga Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Aceh dan NTT
Selain itu, sejumlah prosedur hukum, termasuk pelepasan hak guna usaha (HGU), perlu diselesaikan melalui koordinasi dengan Kantor Pertanahan ATR/BPN. Karena itu, Kemenko Infra terus mendorong sinergi antarpihak serta memantau perkembangan pekerjaan agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Plt. Staf Ahli Pembangunan Daerah Andreas Dipi Patria, Asisten Deputi Peningkatan Akses Perumahan M. Salahuddin Rasyidi, serta Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol. (Purn.) Armia Fahmi.
Kunjungi Aceh Tamiang, Kemenko Infra Dorong Percepatan Pembangunan Hunian Tetap untuk Warga Terdampak Bencana dan Berikan Bantuan untuk Warga