Ntvnews.id, Riyadh - Sejumlah negara mengeluarkan imbauan perjalanan bagi warga negaranya untuk menghindari kunjungan ke Arab Saudi menyusul serangan milisi Houthi yang menguasai sebagian wilayah Yaman.
Pada akhir pekan lalu, Houthi melancarkan serangan terhadap Bandara Internasional Abha dan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan 21 orang.
Pemerintah Arab Saudi mengecam serangan itu dan menyatakan akan mengambil tindakan tegas. Situasi keamanan tersebut mendorong beberapa negara memperbarui peringatan perjalanan bagi warga mereka yang berada di Saudi maupun yang berencana berkunjung.
Dilansir dari Al Jazeera, Selasa, 13 Oktober 2026, terdapat sejumlah negara yang meminta warganya meningkatkan kewaspadaan dan membatasi perjalanan ke Arab Saudi.
Australia
Kementerian Luar Negeri Australia menyarankan warga negaranya untuk menjauhi Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Warga juga diminta mempertimbangkan kembali rencana perjalanan melalui bandara-bandara lain di Arab Saudi.
Baca Juga: Prancis Siap Bantu Arab Saudi Amankan Fasilitas Energi
Selandia Baru
Kementerian Luar Negeri Selandia Baru mengimbau warganya agar tidak bepergian ke wilayah Najran, Jazan, dan Asir dalam kondisi apa pun.
Selain itu, pemerintah Selandia Baru meminta warga untuk menghindari perjalanan yang tidak mendesak ke wilayah Arab Saudi secara umum, menyusul perkembangan situasi keamanan di negara tersebut.
Korea Selatan
Kementerian Luar Negeri Korea Selatan merekomendasikan agar warga negaranya yang berada di Arab Saudi meninggalkan negara itu, kecuali jika memiliki kepentingan yang mendesak.
Pemerintah Seoul juga menyarankan warga yang berencana mengunjungi Saudi untuk membatalkan perjalanan mereka demi mengantisipasi risiko keamanan.
Inggris
Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan Inggris meminta warga negaranya menghindari perjalanan ke Jeddah dan Dammam.
Imbauan serupa juga berlaku untuk perjalanan menuju seluruh bandara di Arab Saudi, kecuali Bandara Internasional Madinah. Pengecualian diberikan bagi perjalanan yang benar-benar diperlukan.
Serangkaian peringatan tersebut menunjukkan meningkatnya kewaspadaan sejumlah pemerintah terhadap kondisi keamanan di Arab Saudi setelah serangan Houthi. Warga yang berencana melakukan perjalanan ke negara itu diimbau mengikuti perkembangan informasi dan arahan resmi dari otoritas masing-masing.
Bendera Arab Saudi (Arab News)