Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak blak-blakan soal pengungkapan aktivitas judi online di Kompleks Perumahan Angkatan Darat Cijantung serta munculnya namanya dalam bursa calon Panglima TNI.
Maruli menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat tidak akan pernah melindungi oknum prajurit yang terbukti melanggar hukum.
Pernyataan ini disampaikan menyusul terungkapnya dugaan penggunaan rumah dinas di kawasan Kompleks Perumahan Angkatan Darat Cijantung, Jakarta Timur, sebagai lokasi operasional judi online.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, sebanyak 11 orang yang diduga sebagai operator diamankan, dan seorang prajurit TNI ditahan oleh Pomdam Jaya untuk penyelidikan lebih lanjut.
Jenderal Maruli menyebut insiden tersebut sebagai hal yang sangat memalukan bagi institusi TNI AD, sekaligus memastikan oknum yang terlibat akan ditindak tegas.
"Yang menyewakan tempat tersebut ya kemungkinan dia tahu, kita sudah tahan, sudah di POM sekarang, sudah kita terus selidiki. Perlu waktulah untuk meyakinkan, tapi yang jelas enggak mungkinlah kita melindungi yang seperti itu ya. Ini justru hal yang sangat memalukan buat kami ya," tandas Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak dalam wawancara eksklusif bersama Host program Abraham sekaligus Pemimpin Redaksi Nusantara TV, Abraham Silaban, Senin (12/10).
Kasad juga memberikan apresiasi atas kepedulian dan tindakan warga sekitar perumahan yang ikut membantu mengungkap serta mengamankan lokasi tersebut.
Baca juga: Bangun Komunikasi Terbuka, Kasad Undang Para Pemred ke Mabesad
Bursa Calon Panglima TNI
Pada kesempatan itu Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga menanggapi isu soal namanya yang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat pengganti Jenderal TNI Agus Subianto dalam bursa calon Panglima TNI.
Menanggapi rumor yang beredar, Kasad menegaskan bahwa belum ada pembicaraan resmi secara struktural yang disampaikan langsung kepadanya.
Jenderal Maruli menanggapinya secara santai dan menganggap kabar tersebut sebagai bagian dari dinamika serta diskusi publik semata.
"Belum ada yang bicara dengan saya secara struktur ya, tapi isu kanan kiri banyak yang WA ke saya yang menyampaikan... ternyata Pak Wakil DPR nyampaikan Pak Dasco belum ada, terus tiba-tiba ada lagi. Ya udahlah biarin aja biar ada kerjaan dia diskusi," pungkasnya.
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam wawancara khusus bersama program Abraham di Nusantara TV