Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri untuk 75 Mahasiswa pada 2027

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Okt 2026, 18:28
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan beasiswa kuliah ke luar negeri bagi 75 mahasiswa asal Jakarta pada 2027.

Program beasiswa yang akan mengadopsi konsep Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini disiapkan untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Ibu Kota.

Rencana tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat membuka Kongres I Dewan Pengurus Nasional Aliansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (AFEBSI) di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2026.

Pramono menyam, pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah, bersama sektor kesehatan dan perlindungan sosial. Ketiga bidang tersebut dinilai penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap layanan dasar yang memadai.

"Begitu saya dilantik menjadi gubernur, saya menyampaikan hal yang tidak boleh berubah, hal yang harus dipertahankan, hal yang harus diperbaiki adalah menyangkut satu: pendidikan, dua: kesehatan, tiga: bantalan sosial," katanya.

Beasiswa Luar Negeri Jakarta Mulai Disiapkan untuk 2027

Program beasiswa luar negeri bagi 75 mahasiswa menjadi salah satu langkah Pemprov DKI dalam memperluas kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dengan mengadopsi konsep LPDP, program ini direncanakan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa dan meningkatkan daya saing SDM Jakarta.

Pramono menilai akses pendidikan perlu terus diperluas agar kesempatan menempuh pendidikan tidak semata-mata bergantung pada kemampuan ekonomi keluarga.

Karena itu, Pemprov DKI terus memperkuat program bantuan pendidikan yang sudah berjalan sekaligus menyiapkan inisiatif baru untuk menjangkau lebih banyak warga.

Meski demikian, rincian mengenai persyaratan pendaftaran, negara tujuan, perguruan tinggi, serta mekanisme seleksi beasiswa untuk 75 mahasiswa tersebut belum dijelaskan dalam pemaparan tersebut.

Selain merencanakan beasiswa kuliah ke luar negeri, Pemprov DKI Jakarta juga menjalankan sejumlah program bantuan pendidikan bagi warga.

Program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus saat ini menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik. Program tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan siswa.

Sementara itu, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) memberikan bantuan pendidikan kepada sekitar 15.800 mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar mereka dapat melanjutkan kuliah.

Keberadaan kedua program tersebut menjadi bagian dari kebijakan Pemprov DKI Jakarta untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi.

Pramono menekankan bahwa dukungan terhadap pendidikan harus berjalan beriringan dengan peningkatan layanan kesehatan dan penguatan perlindungan sosial. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah berupaya menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan.

AFEBSI Libatkan 72 Perguruan Tinggi di Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD AFEBSI DKI Jakarta sekaligus Ketua Panitia Kongres I AFEBSI, Arif Murti Rozamuri menyampaikan bahwa kegiatan kongres tersebut melibatkan perwakilan dari 72 perguruan tinggi di berbagai provinsi di Indonesia.

Arif mengapresiasi dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap penyelenggaraan kongres. Ia juga menyatakan kesiapan AFEBSI untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, termasuk melalui kegiatan pengembangan masyarakat di Kepulauan Seribu.

"Kami mohon dukungan dari Pemprov DKI Jakarta untuk kita sama-sama melanjutkan kolaborasi di pulau terluar Jakarta, di Pulau Seribu. Saya yakin sudah banyak yang dilakukan Pemprov DKI dan AFEBSI siap mengambil bagian dan siap mengambil peran dalam kegiatan dan kolaborasi kita bersama," ujarnya.

Sementara itu, ketua Umum Dewan Pengurus Nasional AFEBSI, Ahmad Rozi menjelaskan bahwa organisasinya menghimpun fakultas ekonomi dan bisnis dari berbagai perguruan tinggi swasta di Indonesia.

Ia berharap Kongres I AFEBSI dapat menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama ant perguruan tinggi sekaligus meningkatkan kapasitas institusi pendidikan tinggi di Indonesia.

Ahmad juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Pramono Anung atas dukungan fasilitas yang diberikan selama pelaksanaan kongres.

"Jadi saya sampaikan terima kasih kepada Pak Gubernur Pramono atas segala fasilitas yang sudah diberikan kepada kami selama kegiatan kongres ini. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik bagi kami untuk terus meningkatkan kontribusi bagi penguatan dan peningkatan kapasitas perguruan tinggi di mana tempat kami bernaung," ucapnya.

x|close