Ntvnews.id, Riyadh - Arab Saudi dikabarkan mulai menunjukkan kekecewaan terhadap terbatasnya dukungan dari negara-negara Barat di tengah meningkatnya ketegangan dengan kelompok Houthi di Yaman. Riyadh menilai bantuan pertahanan yang diberikan para sekutunya belum mencukupi kebutuhan kerajaan.
Dilansir dari Bloomberg, Rabu, 14 Oktober 2026,yang mengutip sejumlah sumber yang memahami persoalan tersebut, menyebut kekecewaan Arab Saudi terhadap sekutu-sekutu Barat semakin bertambah.
"Kekecewaan Riyadh semakin meningkat atas bantuan terbatas yang diberikan oleh sekutu-sekutu Baratnya," kata sumber tersebut.
Inggris diketahui telah mengirimkan pesawat tanker untuk mendukung Arab Saudi. Namun, sejumlah permintaan tambahan Riyadh terkait bantuan pertahanan yang diajukan dalam beberapa pekan terakhir masih belum memperoleh persetujuan.
Baca Juga: Kemlu Imbau WNI di Arab Saudi Jauhi Bandara dan Larang Rekam Rudal
Sebelumnya, Axios melaporkan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak permintaan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud untuk melancarkan serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman.
Penolakan Washington tersebut terjadi ketika ketegangan di kawasan semakin meningkat. Pada saat bersamaan, Arab Saudi berupaya memperoleh dukungan lebih besar dari negara-negara sekutunya untuk menghadapi situasi keamanan yang berkembang.
Meski demikian, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio sebelumnya menegaskan bahwa Washington tetap berkomitmen terhadap perjanjian pertahanan bersama dengan Arab Saudi.
Rubio menyatakan Amerika Serikat berencana memenuhi seluruh kewajibannya kepada kerajaan tersebut.
Bendera Arab Saudi (Arab News)