Ntvnews.id, Seoul - Aksi penikaman terjadi di sebuah supermarket di Kota Incheon, Korea Selatan, pada Selasa, 13 Oktober 2026 waktu setempat. Insiden tersebut menyebabkan sedikitnya delapan orang terluka, termasuk satu korban yang mengalami henti jantung.
Polisi setempat telah menangkap seorang pria yang diduga melakukan penyerangan tersebut. Hingga kini, motif di balik aksi penikaman itu masih belum diketahui.
"Satu orang mengalami henti jantung dan sekitar tujuh orang lainnya mengalami luka-luka," kata seorang pejabat dari Markas Besar Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Pusat Korsel, seperti dilansir dari Reuters, Rabu, 14 Oktober 2026.
Petugas kepolisian segera dikerahkan ke lokasi kejadian dan berhasil mengamankan pria yang diduga sebagai pelaku. Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap latar belakang serta kronologi penyerangan tersebut.
Incheon merupakan kota yang berada di sebelah barat Seoul. Wilayah ini dikenal sebagai lokasi bandara utama Korea Selatan dan menjadi bagian dari kawasan metropolitan Seoul.
Baca Juga: Insiden Penikaman di London Selatan Tepi Jalan, Empat Pejalan Kaki Jadi Korban
Meski secara umum dikenal sebagai negara yang relatif aman, Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir mengalami sejumlah kasus penikaman yang menimbulkan korban luka hingga meninggal dunia.
Berdasarkan statistik resmi, tingkat pembunuhan di Korea Selatan tercatat sebesar 1,3 kasus per 100.000 penduduk pada 2021. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata global yang mencapai sekitar enam kasus per 100.000 penduduk.
Namun, sejumlah insiden kekerasan menggunakan senjata tajam tetap menjadi perhatian. Pada Mei 2025, seorang pria dilaporkan menikam tiga polisi di Korea Selatan. Beberapa bulan kemudian, pada September 2025, serangan penikaman di sebuah restoran pizza di Seoul menewaskan sedikitnya tiga orang.
Kasus serupa kembali terjadi pada Mei tahun ini. Seorang remaja perempuan berusia 17 tahun meninggal dunia setelah ditusuk, sementara seorang remaja lainnya mengalami luka-luka dalam insiden penyerangan di Gwangju.
Rentetan kejadian tersebut menambah daftar kasus penikaman yang terjadi di Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir.
Ilustrasi Penikaman (Istimewa)