Ntvnews.id, Denpasar – Pertamina Patra Niaga mengirimkan empat truk tangki tambahan dari Banyuwangi ke Bali untuk mempercepat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi mengatakan, setiap truk tangki yang dikerahkan memiliki kapasitas 16 kiloliter.
“Masing-masing berkapasitas 16 kiloliter,” kata Ahad di Denpasar, Bali, Kamis, 15 Oktober 2026.
Di Bali, pasokan BBM didistribusikan melalui Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem dan Terminal BBM Sanggaran di Kota Denpasar.
Berdasarkan data Pertamina Wilayah Pemasaran Bali, Terminal BBM Sanggaran didukung oleh 25–30 armada truk tangki. Sementara itu, Terminal BBM Manggis memiliki 72 unit truk tangki yang terus dioptimalkan untuk mempercepat pengiriman BBM ke berbagai SPBU.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Kerahkan Berbagai Upaya untuk Pemulihan Layanan BBM di Bali
Pertamina juga menyiapkan pengemudi truk tangki cadangan dan menambah operator SPBU untuk mengantisipasi kelelahan petugas. Selain itu, koordinasi dilakukan dengan Kodam IX/Udayana guna mendukung kelancaran operasional distribusi BBM.
Sebagai alternatif pelayanan, Pertamina turut mengoperasikan layanan motoris BBM, yakni petugas yang menggunakan sepeda motor untuk menyalurkan bensin kepada pengguna kendaraan roda dua sesuai ketentuan operasional.
Untuk menambah ketersediaan pasokan, Pertamina kembali mengirimkan BBM melalui Terminal BBM Manggis dan dermaga di Terminal BBM Sanggaran. Total pasokan yang dikirim secara bertahap pada periode 14–17 Oktober 2026 mencapai 57,9 juta liter, terdiri atas 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax.
Baca Juga: Ada Antrean BBM di Bali, Bahlil Sebut Stok Nasional Cukup untuk 16-18 Hari
Meski berbagai upaya dilakukan, antrean panjang masih terlihat di sejumlah SPBU di Bali hingga Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 10.00 WITA. Beberapa lokasi yang mengalami antrean antara lain SPBU Gatot Subroto di Denpasar Timur, dekat Teras Ayung Denpasar, SPBU Bandara Ngurah Rai di Badung, SPBU dekat Patung Sakah di Sukawati, Gianyar, serta SPBU Padang Kerta di Karangasem.
Untuk menekan mobilitas masyarakat dan mendukung kelancaran distribusi BBM, Pemerintah Provinsi Bali menerbitkan surat edaran gubernur pada Rabu, 14 Oktober 2026. Kebijakan bekerja dari rumah (WFH) diberlakukan mulai Kamis, 15 Oktober 2026, hingga Sabtu, 17 Oktober 2026, bagi instansi pemerintah, sektor pendidikan, BUMN, dan BUMD.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyatakan pada Rabu, 14 Oktober 2026, bahwa antrean panjang BBM di Bali terjadi akibat kendala distribusi.
(Sumber: Antara)
Truk tangki BBM memasok suplai di Terminal BBM Sanggaran, Denpasar, Bali, Kamis, 15 Oktober 2026 (Antara)