Ntvnews.id, Jakarta - Audiensi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan anak-anak Komunitas Aku Menari dinilai mencerminkan perubahan penting dalam cara pandang terhadap penyandang disabilitas, dari belas kasihan menuju penghargaan terhadap potensi dan karya.
Dalam pertemuan di Istana Wakil Presiden, Gibran memberikan dukungan terhadap kegiatan Komunitas Aku Menari yang memberikan ruang ekspresi bagi anak-anak penyandang disabilitas melalui seni. Wapres bahkan menawarkan auditorium di lingkungan Istana sebagai tempat latihan komunitas tersebut.
Pegiat isu disabilitas Angkie Yudistia menilai anak-anak penyandang disabilitas tidak seharusnya terus ditempatkan sebagai objek belas kasihan ataupun sekadar penerima bantuan.
Pegiat Disabilitas: Anak Disabilitas Datang ke Istana Wapres untuk Menunjukkan Karya.
“Anak-anak penyandang disabilitas tidak hadir untuk dikasihani. Mereka hadir untuk menunjukkan bahwa kemampuan tidak pernah bisa diukur hanya dari kondisi fisik maupun ragam disabilitas seseorang,” kata Angkie.
Baca Juga: Menteri PPPA: Anak Disabilitas Berhak Mendapat Kesempatan yang Sama
Menurutnya, penyandang disabilitas juga memiliki kreativitas, talenta, aspirasi, serta kemampuan untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Mereka bukan sekadar bagian dari cerita tentang inklusi. Mereka adalah pencipta karya, penjaga budaya, sekaligus bagian dari masa depan Indonesia,” ujarnya.
Angkie menilai pertemuan dengan Wapres juga menunjukkan pentingnya memberikan kesempatan kepada anak-anak penyandang disabilitas untuk hadir sebagai individu yang memiliki kemampuan dan karya.
Pegiat Disabilitas: Anak Disabilitas Datang ke Istana Wapres untuk Menunjukkan Karya.
“Sudah saatnya kita mengubah cara pandang, dari belas kasihan menuju penghormatan, dari keterbatasan menuju kesempatan, dan dari sekadar penerima manfaat menjadi subjek pembangunan yang berdaya,” katanya.
Baca Juga: Drama Musikal Sirena Libatkan Penyandang Disabilitas, Tampilkan Potensi dan Kreativitas
Ia pun mengapresiasi perhatian yang diberikan Wapres Gibran kepada anak-anak Komunitas Aku Menari.
“Saya berharap momentum tersebut menjadi awal dari semakin luasnya ruang partisipasi bagi komunitas disabilitas di berbagai daerah,” tutur Angkie.
Pegiat Disabilitas: Anak Disabilitas Datang ke Istana Wapres untuk Menunjukkan Karya.