Penampakan Toko-Toko Barang Mewah Milan Usai Protes Berujung Penjarahan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Okt 2026, 10:16
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Seorang pemilik toko membersihkan bagian depan tokonya yang rusak akibat unjuk rasa menentang tingginya biaya hidup di Paris, Prancis, Minggu (18/10/2026). Ilustrasi - Seorang pemilik toko membersihkan bagian depan tokonya yang rusak akibat unjuk rasa menentang tingginya biaya hidup di Paris, Prancis, Minggu (18/10/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Kerusuhan kembali pecah di pusat kota Milan, Italia, di mana massa yang didominasi oleh kelompok pemuda melakukan aksi perusakan fasilitas umum dengan memecahkan kaca etalase toko serta menjarah sejumlah gerai retail di kawasan ikonik Piazza del Duomo.

Gelombang kerusuhan susulan ini terjadi tepat sehari setelah bentrokan hebat melanda pusat kota Milan sebagai bentuk protes menentang lonjakan biaya hidup.

Berdasarkan laporan harian La Repubblica yang dirilis pada Minggu (18/10), aksi vandalisme tersebut melibatkan sedikitnya 2.000 orang pemuda.

Massa dalam jumlah besar tersebut menghancurkan kaca etalase toko menggunakan berbagai benda di sekitar lokasi, seperti tempat sampah, kursi jalan, hingga sepeda listrik. Setelah berhasil merusak pintu dan jendela, mereka menerobos masuk ke dalam toko-toko, dengan sasaran utama gerai perlengkapan olahraga serta supermarket.

Hingga laporan ini diturunkan, belum ada catatan mengenai adanya bentrokan berskala besar lanjutan di lapangan.
 

Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian Italia langsung mempertebal kekuatan personel di sekitar kawasan Piazza del Duomo. Sejumlah mobil patroli, aparat keamanan bersiaga, serta kendaraan taktis meriam air (water cannon) telah dikerahkan ke lokasi guna mencegah meluasnya kerusuhan.

Di sisi lain, berdasarkan pantauan langsung dari siaran harian Corriere della Sera, situasi keamanan di pusat kota Milan berangsur terpantau kondusif dan tenang, dengan ratusan polisi berseragam khusus yang berjaga di berbagai titik jalan.

Gelombang massa tersebut diketahui kembali berhimpun setelah seruan untuk berkumpul di Piazza del Duomo menyebar luas melalui berbagai platform media sosial sejak Minggu pagi.

Secara nasional, Kepolisian Negara Italia mencatat sebanyak 197 orang telah diamankan untuk menjalani proses identifikasi menyusul rangkaian kerusuhan yang meletus di berbagai kota besar seperti Milan, Bologna, dan Turin.

Dari total keseluruhan, sebanyak 28 orang resmi ditangkap termasuk di antaranya 12 orang anak di bawah umur serta enam warga negara asing. Aparat juga melaporkan sebanyak 141 petugas penegak hukum mengalami luka-luka akibat terjangan bentrokan fisik.
 

Sementara itu, Asosiasi Pengusaha Italia (Unimpresa) memperkirakan total kerugian materiil akibat aksi penjarahan dan perusakan fasilitas komersial tersebut mencapai kisaran 1,3 juta euro atau setara dengan Rp26,3 miliar.
 
(Sumber: Antara)
 
x|close