Mahasiswa ITB Meninggal Dunia saat Ikut Ultra Marathon 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Okt 2026, 10:40
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Mahasiswa ITB meninggal dunia saat ikuti ITB Ultra Marathon 2026 Arsip - Ketua Panitia ITB Ultra Marathon 2026 Aleks Suhanto. Mahasiswa ITB meninggal dunia saat ikuti ITB Ultra Marathon 2026 Arsip - Ketua Panitia ITB Ultra Marathon 2026 Aleks Suhanto. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Duka mendalam menyelimuti civitas akademika Institut Teknologi Bandung (ITB) setelah salah satu mahasiswanya, Dody Muhammad Pasha dari Program Sarjana Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM), meninggal dunia saat berpartisipasi dalam ajang ITB Ultra Marathon 2026.

Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di tengah perlombaan ketika berlari membawa bendera komunitas "Tambang Berlari" pada kategori Relay 16 di kawasan Pesantren Al-Ittihad, Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (17/10). Ajang lari maraton tahun ini sendiri diketahui diikuti oleh total 5.216 peserta.

Ketua Panitia ITB Ultra Marathon 2026, Aleks Suhanto, bersama Race Director Ahmad Shalahuddin Zulfa, dalam keterangannya di Bandung pada hari Minggu, membenarkan insiden tersebut. Pihaknya memastikan bahwa tim medis lapangan yang siaga telah bergerak cepat memberikan penolongan pertama sesaat setelah almarhum mengeluhkan gangguan kesehatan di lintasan.

"Saat kejadian, tim medis yang bertugas di lapangan, termasuk dokter, telah memberikan tindakan pertolongan pertama kepada peserta tersebut. Selanjutnya, peserta dirujuk ke Rumah Sakit Dr Hafiz Cianjur untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Berbagai tindakan medis telah dilakukan oleh tim rumah sakit, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia," ujar Aleks Suhanto.
 

Begitu menerima kabar duka tersebut, jajaran pimpinan ITB, panitia, serta perwakilan alumni langsung bergerak mendampingi pihak keluarga di rumah sakit. Pihak universitas diwakili oleh Plt. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Edwan Kardena, Direktur Kemahasiswaan ITB, Prof. Muhammad Insanu, serta pengurus Ikatan Alumni Teknik Pertambangan ITB.

Koordinasi intensif juga dilakukan antara komunitas Tambang Berlari, Himpunan Mahasiswa Tambang ITB (HMT ITB), dan panitia penyelenggara guna mengawal seluruh proses kepulangan jenazah. Jenazah almarhum diberangkatkan dari Jawa Barat pada hari Minggu dan dijadwalkan tiba di kampung halamannya di Jambi pada malam hari, dengan prosesi pemakaman yang dilangsungkan pada Senin (19/10). Guna memberikan penghormatan terakhir, ITB turut mengutus Kasubdit Humas ITB, Imam Santoso, bersama perwakilan FTTM ITB untuk mendampingi keluarga hingga seluruh rangkaian pemakaman selesai.

Rasa kehilangan yang mendalam juga diungkapkan oleh Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara, yang memimpin langsung doa bersama bagi almarhum di garis finis ITB Kampus Ganesha, Bandung, pada hari Minggu (18/10).
 

"Atas nama seluruh panitia ITB Ultra Marathon 2026, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Dody Muhammad Pasha. Kami memohon doa dari seluruh keluarga besar ITB, alumni, peserta, dan masyarakat agar almarhum diterima seluruh amal ibadahnya serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," ucap Aleks mewakili panitia.

Menyusul kejadian tersebut, pihak komunitas Tambang Berlari turut mengimbau kepada seluruh pelari dan penggiat olahraga lari agar senantiasa mendengarkan sinyal tubuh, memprioritaskan kondisi fisik dan kesehatan selama berlari, serta segera melapor atau memanfaatkan posko medis maupun marshal internal apabila merasakan keluhan fisik di sepanjang lintasan.
 
(Sumber: Antara)
 
x|close