Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat yang berada di kawasan terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk membatasi aktivitas di luar rumah.
Langkah beradaptasi ini dinilai krusial guna menghindari risiko paparan kabut asap yang berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan.
"Kalau bisa, stay di rumah. Kalau sudah kondisinya seperti itu, kita tahu alamnya sudah seperti ini, kita sebagai manusia harus segera beradaptasi dan usahakan stay di rumah. Jangan keluar kecuali benar-benar perlu," ujar Budi Gunadi Sadikin, dikutip, 19 Oktober 2026.
Budi menegaskan, apabila terpaksa beraktivitas di luar ruangan, warga diwajibkan menerapkan protokol perlindungan diri secara ketat.
Penggunaan masker standar medis terutama jenis N95- sangat disarankan untuk melindungi saluran pernapasan dari partikel berbahaya.
"Kalau ada masker N95, gunakan N95. Kalau tidak ada, gunakan masker yang ada. Tapi selalu gunakan masker kalau terpaksa harus keluar rumah," kata Menkes.
Baca Juga: Kemenkes Catat 277 Ribu Kasus ISPA di 7 Provinsi Terdampak Karhutla
Petugas padamkan api di karhutla Gunung Bromo pada September 2026. (Antara)
Selain alat pelindung pernapasan, Menkes juga mengimbau warga memakai kacamata pelindung untuk mencegah iritasi mata serta mengenakan pakaian tertutup seperti baju lengan panjang guna meminimalkan kontak langsung debu dan asap dengan kulit.
Setibanya kembali di rumah setelah beraktivitas dari luar, masyarakat disarankan untuk segera membasuh dan membersihkan tubuh menggunakan air bersih tanpa menggosok kulit secara berlebihan.
Menkes menekankan pentingnya penanganan medis sejak dini. Masyarakat yang mulai merasakan keluhan kesehatan seperti iritasi mata, batuk berulang, hingga gatal-gatal pada kulit diminta untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.
"Kalau mata kita iritasi, paru kita batuk, jangan tunggu sampai batuk darah. Atau kulit kita mulai iritasi atau gatal-gatal terus, segera ke Puskesmas terdekat," imbaunya.
Kementerian Kesehatan mengonfirmasi bahwa seluruh Puskesmas di wilayah terdampak bencana karhutla telah disiagakan, lengkap dengan pasokan obat-obatan yang memadai untuk menangani dampak penyakit akibat kabut asap.
"Pesan saya dari sisi kesehatan, usahakan tinggal di rumah," tutup Budi.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers terkait rancangan Perpres Tata Kelola Penyelenggaraan KDKMP yang digelar di Jakarta, Selasa (28/7/2026). (Antara)