Ntvnews.id, Jakarta - Pengacara ternama Kamaruddin Simanjuntak tutup usia pada hari ini. Ia meninggal dunia Rumah Sakit Pelni, Petamburan, Jakarta pukul 02.47 WIB.
Semasa hidup, Kamaruddin dikenal sosok pemberani. Ia juga dikenal vokal.
Berikut profil Kamaruddin:
Nama Kamaruddin melambung usai dirinya melawan eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo. Ia melawan Ferdy Sambo saat membela kliennya yang dibunuh mantan jenderal bintang dua Polri tersebut, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Ketika itu Brigadir J merupakan ajudan Ferdy Sambo.
Kamaruddin berani membongkar sejumlah kejanggalan dari kematian Yosua. Padahal, ketika itu posisi Ferdy Sambo tengah 'kuat-kuatnya'. Hingga akhirnya, benar bahwa Brigadir J tak tewas dengan wajar, namun akibat dibunuh.
Dalang dari pembunuhan Yosua sendiri ialah Ferdy Sambo. Sambo dan sejumlah orang yang terlibat lantas dijatuhi hukuman.
Di samping perkara itu, Kamaruddin pernah terlibat dalam penanganan kasus korupsi e-KTP, korupsi Wisma Atlet dan Hambalang, serta menjadi kuasa hukum Muhammad Kece dalam perkara penistaan agama.
Adapun Kamaruddin yang bernama lengkap Kamaruddin Hendra Simanjuntak, lahir di Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada 21 Mei 1974. Usai menamatkan pendidikan di SMA Negeri 1 Siborongborong pada 1992, Kamaruddin memutuskan merantau ke Jakarta untuk mencari pekerjaan dan memperbaiki kehidupannya.
Tapi, kehidupan awalnya di ibu kota tak berjalan mudah. Ia pernah tinggal di bawah kolong jembatan di kawasan Klender, Jakarta Timur, selama sekitar tiga bulan. Ini lantaran dirinya tak memiliki uang untuk menyewa tempat tinggal.
Selama masa itu, Kamaruddin melakukan berbagai pekerjaan serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Lantas pada tahun 1993, ia akhirnya memperoleh pekerjaan sebagai customer service di sebuah restoran.
Kamaruddin selanjutnya mencoba membangun bisnis kecil-kecilan. Tapi, usaha tersebut tidak bertahan lama sehingga ia kembali mencari pekerjaan lain.
Dirinya sempat bekerja sebagai tenaga penjual atau sales. Dari perjalanan itulah, ketertarikannya terhadap dunia hukum dan profesi pengacara mulai tumbuh. Ia lalu memutuskan melanjutkan pendidikan tinggi agar dapat menekuni bidang hukum secara profesional.
Di tahun 2000, Kamaruddin melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta. Ia menyelesaikan studinya pada 2004 dengan predikat cum laude.
Usai menyelesaikan pendidikan hukum, Kamaruddin meniti karier sebagai advokat. Pada 2007, ia bergabung dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Kamaruddin kemudian mendirikan firma hukum sendiri bernama Victoria Law Firm pada 2019. Ia juga dikenal melalui aktivitasnya dalam firma hukum yang menggunakan nama Kamaruddin Simanjuntak & Partners.
Di samping menjalani profesi pengacara, Kamaruddin turut terjun ke dunia politik. Pada 7 Juli 2020, Kamaruddin mendirikan Partai Demokrasi Republik Indonesia Sejahtera.
Kamaruddin Simanjuntak (Tangkapan Layar: YouTube)