Survei Poltracking: 55,3% Publik Puas terhadap Kinerja Prabowo

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Okt 2026, 15:58
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid. Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid. (YouTube)

Ntvnews.id, Jakarta - Publik disebut puas terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebanyak 55,3% responden puas terhadap kinerja pemerintah.

Ini merupakan hasil survei terkini lembaga survei Poltracking Indonesia.

Survei dilakukan pada 30 September sampai 7 Oktober 2026. Responden survei ialah warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih (berusia lebih dari sama dengan 17 tahun atau sudah menikah).

Survei memakai metode multistage random sampling. Jumlah sampel dari 1.220 responden dengan margin of error +/-2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Wawancara dilakukan secara tatap muka.

Responden diberi pertanyaan 'Bagaimana penilaian terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka?'. Hasilnya, 55,3% puas terhadap terhadap kinerja pemerintah.

"Tingkat kepuasan kepada pemerintah 30 September sampai 7 Oktober 2026, yang puas 55,3%, yang tidak puas 40,9%, sisa 3,8% tidak tahu dan tidak jawab," ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, Senin, 19 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, dalam tren survei selama setahun terakhir, tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah cenderung stagnan. Menurut Hanta Yuda, pemerintah berhasil mempertahankan tingkat kepuasan, tetapi masih perlu mencari terobosan untuk meningkatkannya.

"Dua survei terakhir Agustus 2026 sampai Oktober 2026 itu secara tren bisa dikatakan kesimpulan stabil, tidak mengalami kenaikan tapi tidak turun, jadi dalam bahasa optimis pemerintah berhasil mempertahankan stabilitas tingkat kepuasaan tapi dengan diksi yang berhati-hati untuk pemerintah ini stagnan jadi perlu dicari terobosan untuk meningkatkan tingkat kepuasaan ini," papar dia.

Poltracking juga mengukur alasan responden yang puas maupun tidak puas terhadap kinerja pemerintah. Alasannya yaitu 16,5% responden puas terhadap bantuan pemerintah tepat sasaran dan 15,0% responden puas terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di antara responden yang tidak puas, alasan terbanyak adalah kondisi ekonomi yang dinilai belum stabil sebesar 18,9%. Lalu, karena harga kebutuhan pokok yang dinilai mahal sebesar 15,4% dan bantuan pemerintah yang dinilai tidak tepat sasaran sebesar 14,3%.

Sedangkan tingkat kepuasan personal kepada Prabowo sebesar 52,3% dan tidak puas 45,4%. Selanjutnya, tingkat kepuasan personal terhadap Gibran 50,9% serta tidak puas 44,7%.

x|close