Akui Kabinetnya Gemuk, Prabowo: Negara Kita Fisiknya Sebesar Eropa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Okt 2026, 16:55
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto membenarkan koalisi kabinetnya gemuk. Prabowo menegaskan bahwa besarnya koalisi pemerintahan merupakan upaya untuk menyatukan sebanyak mungkin kekuatan politik demi memperbaiki kehidupan masyarakat.

“Koalisi kita besar. Benar. Karena saya ingin sebanyak mungkin kekuatan bersatu untuk menjalankan perbaikan kehidupan rakyat kita,” kata Prabowo dalam sambutannya di sidang kabinet paripurna, Rabu, 21 Oktober 2026.

Ia menyebut, besarnya jumlah penduduk serta luas wilayah Indonesia menjadi pertimbangan dalam menjalankan pemerintahan.

Prabowo mengatakan, Indonesia memiliki hampir 300 juta penduduk dengan wilayah yang luas. Karena itu, ia membandingkan struktur pemerintahan Indonesia dengan negara-negara di Eropa yang terdiri dari puluhan negara.

“Negara kita hampir 300 juta. Negara kita fisiknya sebesar Eropa. Eropa itu 30 negara! Ada 30 kabinet! Ada 30 menteri keuangan! Ada 30 Panglima TNI! Ada 30 Jaksa Agung! Ada 30 Kapolri! Indonesia satu kabinet, Saudara-Saudara,” jelas Prabowo.

Baca Juga: Nusron Wahid Hadiri Sidang Kabinet Usai Dua Kali Mangkir Panggilan KPK

Ia kemudian mempertanyakan anggapan bahwa kabinet yang dipimpinnya tidak efisien.

“Mana yang tidak efisien? Mana yang tidak efisien?” ujarnya.

Menurut Prabowo, dinamika dan persaingan politik di Indonesia merupakan hal yang tidak terhindarkan.

Ia mengatakan tidak ingin terus mempermasalahkan dinamika politik yang telah berlalu.

Selain itu, Prabowo menyinggung penanganan bencana sebagai salah satu contoh kerja sama pemerintah.

Ia menyebut pemerintah bergerak bersama ketika menghadapi bencana di wilayah Sumatera bagian utara maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ada bencana alam, kita hadapi. Sumatera bagian Utara kemarin, habis-habisan kita turun. Karhutla, kita kompak, kita datang,” ujarnya.

x|close