Ntvnews.id, Sanur, Bali, 20 Oktober 2026 - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan MDI Ventures bersama-sama menyelenggarakan HUB.ID Power Breakfast bertema “Rewriting the Future of Indonesia’s Startup Investment: From Insight to Action” di Bali Beach Garden Terrace, Sanur, Selasa (20/10). Forum yang menjadi salah satu rangkaian HUB.ID Global Summit 2026 di Bali Tech Week 2026 ini mempertemukan lebih dari 50 perusahaan modal ventura lokal dan global, mitra ekosistem, korporasi dan lembaga keuangan, serta kementerian dan pemerintah daerah.
Berkumpulnya para pengambil keputusan dari perusahaan modal ventura lokal dan global, korporasi, dan pemerintah dalam satu forum menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan terhadap ekosistem startup Indonesia tetap terjaga. Di tengah investor global yang semakin selektif memilih pasar, forum ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya terus menarik minat investor, tetapi juga memiliki ekosistem di mana pemerintah dan pelaku industri duduk bersama untuk merumuskan langkah konkret dalam membuka lebih banyak peluang investasi.
Baca Juga: Giliran Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital Digeledah Polda Metro
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menyampaikan apresiasinya kepada HUB.ID, dengan lebih dari separuh investor yang mengikuti konferensi tersebut berasal dari luar negeri.
“Prioritas kami adalah mengubah minat internasional menjadi kemitraan yang bermakna. Masa depan digital Indonesia terletak pada inovasi yang menjawab tantangan nyata dan memperkuat perekonomian. Peluang utama mencakup pertanian, logistik, kesehatan, pendidikan, inklusi keuangan, energi, dan kecerdasan artifisial. Korporasi dan badan usaha milik negara dapat mempercepat inovasi melalui kemitraan dan akses pasar. Potensi digital Indonesia tersebar di seluruh Nusantara, dengan startup daerah menawarkan solusi yang dapat dikembangkan dalam skala lebih luas. Bali Tech Week 2026 menyoroti peluang di luar Jakarta dan pentingnya memperkuat ekosistem inovasi daerah.”
“Indonesia bukan sekadar pasar konsumen, tetapi juga basis strategis bagi inovasi dan ekspansi bisnis regional. Kemitraan internasional dapat memperkuat kapabilitas dalam negeri sekaligus menghadirkan keahlian, investasi, dan akses pasar global. Kementerian, melalui Direktorat Jenderal Ekosistem Digital, tetap berkomitmen mendukung startup, memfasilitasi investasi, dan memperluas peluang pasar. Mari kita berinvestasi pada solusi yang menjawab kebutuhan nyata, menciptakan nilai ekonomi, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Bersama-sama, kita dapat memposisikan Indonesia sebagai pusat inovasi, investasi, dan ekspansi bisnis di kawasan,” tambahnya.
Baca Juga: Pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital Ditangkap Gara-gara Judi Online
Mewakili PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), Seno Soemadji selaku Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom melihat peluang pengembangan startup di Indonesia yang terus terbuka. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung inovasi di ekosistem digital nasional, sehingga solusi yang dikembangkan startup dapat lebih cepat teruji dan dimanfaatkan oleh industri.
Diskusi dimoderatori oleh Italo Gani, Founder & Managing Partner Impactto. Peserta bertukar pandangan mengenai perkembangan iklim investasi, lima pondasi utama ekosistem (tata kelola dan kepercayaan, keselarasan regulasi, kualitas founder dan fundamental bisnis, data dan infrastruktur investasi, exit dan likuiditas), serta peluang untuk mengalirkan lebih banyak modal ke startup Indonesia, seperti model co-investment, validasi komersial bersama korporasi atau fasilitasi modal lintas negara.
Hasil diskusi akan dirangkum menjadi policy brief yang memuat prioritas aksi serta peran pemerintah, perusahaan modal ventura, dan pemangku kepentingan lainnya, sebagai peta jalan bersama yang disusun dari masukan seluruh peserta.
Forum ditutup dengan penandatanganan Kesepahaman Bersama tentang Garuda Spark Capital Council antara Direktorat Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, yang diwakili Direktur Sonny Hendra Sudaryana, dan MDI Ventures, yang diwakili CEO Ronaldi. Garuda Spark Capital Council menjadi wadah kolaborasi pemerintah dan investor untuk berbagi wawasan, memperkuat kapasitas startup, serta mendorong tata kelola yang light-touch dan founder-friendly, agar ekosistem startup Indonesia tumbuh lebih cepat sekaligus lebih kuat.*
kementerian komunikasi digital