Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyebut sejumlah negara melontarkan ejekan dan hinaan terhadap Indonesia. Ia menilai kritik tersebut perlu dilihat dalam konteks dugaan keterlibatan perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia dalam persoalan kebakaran hutan.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIEXPO Convention Centre, Kamis, 22 Oktober 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyoroti adanya negara-negara yang dinilainya menyudutkan Indonesia, meskipun perusahaan dari negara-negara tersebut diduga memiliki tanggung jawab atas persoalan yang terjadi di Tanah Air.
"Ada beberapa negara yang mengolok-olok kita, menghina dan sebagainya, padahal banyak yang bertanggung jawab perusahaan mereka, yang ada disini," kata Prabowo.
Baca Juga: Pandu Sjahrir: Per Kemarin, Danantara Borong Saham Perusahaan BUMN
Prabowo mengatakan pemerintah akan mengungkap identitas perusahaan asing yang dimaksud pada waktu yang tepat. Ia menegaskan, pengumuman tersebut akan menjadi bagian dari upaya pemerintah menindak pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.
"Nanti pada saatnya kita umumkan nama-nama (perusahaan) itu," tegasnya.
Ia juga memastikan tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan. Salah satu langkah yang dapat ditempuh pemerintah adalah mencabut izin usaha perusahaan tersebut.
"Siapapun kalau dia melanggar cabut aja lah saya gak ragu-ragu saya cabut nanti," ujar Prabowo lagi.
Pernyataan itu menegaskan sikap Prabowo bahwa pemerintah akan menindak perusahaan yang terbukti melanggar aturan, tanpa membedakan asal negara perusahaan tersebut. Namun, identitas perusahaan yang dimaksud belum diumumkan dalam kesempatan tersebut.
Prabowo Subianto (NTVnws)