Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya merasa malu dan memilih tidak menjabat sebagai kepala negara apabila rakyat Indonesia terus terbelenggu dalam kemiskinan selama masa kepemimpinannya.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di JIExpo Convention Centre, Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2026.
“Saya mau jadi presiden untuk lihat rakyat saya sejahtera, saya tidak mau jadi presiden rakyat saya miskin terus, malu, lebih baik saya enggak jadi presiden,” ujar Prabowo.
Prabowo memaparkan, arah kebijakan ekonomi pemerintah akan difokuskan pada penguatan sektor riil dari tingkat akar rumput agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh kalangan atas, melainkan merata hingga ke pelosok daerah.
“Kita akan tingkatkan semua ini, kita akan fokus untuk tingkatkan ekonomi. Tidak hanya di atas, kita mau menggerakkan ekonomi dari bawah, dari daerah-daerah, dan semua daerah akan kita bangun,” katanya.
Baca Juga: OJK: Kredit Bank Tumbuh 13,69 Persen, Tertinggi dalam 10 Tahun
Sejalan dengan visi pembangunan dari daerah tersebut, Kepala Negara meminta para bupati dan gubernur tidak risau mengenai alokasi anggaran daerah dari pusat.
Prabowo berjanji penyaluran dana transfer ke kabupaten maupun provinsi justru akan meningkat.
“Para bupati dan gubernur jangan khawatir, bukan kita kurangi uang ke kabupatenmu. Nanti saya buktikan uang yang mengalir ke kabupatenmu, ke provinsimu itu jauh lebih di zaman saya memerintah daripada yang sebelumnya,” ujarnya.
Prabowo meyakini kapasitas penyaluran dana ke daerah pada tahun berikutnya akan semakin besar demi menopang program pengentasan kemiskinan.
Ia menekankan bahwa seluruh kekuatan dan sumber daya yang dimiliki pemerintah harus dimaksimalkan untuk menjamin kemakmuran masyarakat luas.
“Seluruh potensi kita untuk memperkuat rakyat, tujuan kita rakyat kita sejahtera,” kata Prabowo.
Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIEXPO Convention Centre, Kamis, 22 Oktober 2026. (YouTube Setpres)