Mensos: Sebanyak 13,2 Juta Keluarga Terdaftar di Perlinsos Digital

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Okt 2026, 14:05
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyampaikan data terkini terkait Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital di Kantor Kemensos, Jakarta, Jumat (23/10/2026). Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyampaikan data terkini terkait Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital di Kantor Kemensos, Jakarta, Jumat (23/10/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa per tanggal 23 Oktober 2026, tercatat sebanyak 13,2 juta keluarga telah berhasil terdaftar secara resmi di dalam ekosistem program Perlindungan Sosial (Perlinsos).

“Per hari ini, 23 Oktober 2026, lewat agen-agen Perlinsos maupun mandiri, sudah ada 13.284.093 keluarga telah terdaftar di Perlinsos Digital,” ujar Gus Ipul sapaan akrab Saifullah Yusuf saat memaparkan data dalam sesi konferensi pers yang dihelat di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, pada Jumat (23/10).

Dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul menjelaskan bahwa masyarakat luas diberikan ruang untuk turut berpartisipasi aktif dalam proses pemutakhiran basis data melalui mekanisme penyampaian usulan maupun sanggahan terhadap daftar penerima manfaat.

Berdasarkan catatan kementerian per 23 Oktober 2026, tercatat sudah ada sebanyak 84.281 sanggahan serta 641.222 usulan baru yang diajukan oleh masyarakat agar keluarga yang dinilai layak dapat dimasukkan sebagai keluarga penerima manfaat.

Gus Ipul memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas tingginya partisipasi publik tersebut, mengingat keterlibatan masyarakat menjadi masukan krusial bagi pemerintah dalam menjaga validitas dan akurasi data perlindungan sosial.
 

Lebih lanjut, Kementerian Sosial juga mencatat sebanyak 816.674 orang telah mendaftarkan diri serta bergabung sebagai agen Perlinsos Digital guna mendampingi dan membantu warga dalam proses pendaftaran maupun penyampaian informasi data.

Dari total keseluruhan agen tersebut, sebanyak 176.755 orang di antaranya berasal dari unsur masyarakat umum yang secara sukarela mendaftarkan diri sebagai relawan. Selain itu, terdapat pula 123.769 pegawai pemerintah daerah yang turut mengambil bagian, yang meliputi aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), para camat, hingga lurah.

Kemensos juga mencatat keterlibatan sebanyak 42.018 pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang bertindak sebagai agen Perlinsos Digital. Peran pengamanan dan kewilayahan turut diperkuat oleh keikutsertaan 48.712 anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) serta 29.749 anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Sementara itu, jumlah ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang turut mendaftar sebagai agen Perlinsos Digital tercatat sebanyak 48.676 orang.
 

Kendati demikian, Gus Ipul menilai bahwa tingkat partisipasi dari unsur ketua RT dan RW masih perlu untuk terus digenjot dan ditingkatkan, mengingat posisi mereka sebagai garda terdepan yang paling bersentuhan langsung dengan denyut kehidupan masyarakat di tingkat akar rumput.

“Kami masih perlu kerja sekeras untuk sosialisasi karena RT RW ini adalah ujung tombak kita,” tegasnya.

Pada kesempatan penutupan, ia kembali mengingatkan dan menegaskan bahwa seluruh agen Perlinsos Digital merupakan para relawan murni yang mendedikasikan diri untuk bekerja secara sukarela tanpa mendapatkan bayaran sepeser pun. Para agen juga secara tegas dilarang keras untuk memungut atau meminta imbalan dalam bentuk apa pun kepada masyarakat atas bantuan pelayanan yang diberikan.
 
(Sumber: Antara)
 
x|close