Ban Terlepas Saat Mendarat, Pesawat Rute Timika–Sugapa Tergelincir di Bandara Bilogai

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Okt 2026, 18:44
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Pesawat Caravan PK-LTF milik Asian One Air tergelincir saat mendarat di Bandara Bilorai, Kabupaten Intan Jaya Pesawat Caravan PK-LTF milik Asian One Air tergelincir saat mendarat di Bandara Bilorai, Kabupaten Intan Jaya (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Pesawat Caravan PK-LTF milik Asian One Air tergelincir saat mendarat di Bandara Bilorai, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Sabtu 24 Oktober sekitar pukul 08.00 WIT.

Menurut keterangan Kapolres Intan Jaya, Kompol Sofian Corneles A Samakori, mengatakan insiden terjadi ketika pesawat melakukan pendaratan. Pilot mengaku tidak menyangka ban pesawat yang dibawanya terlepas saat menyentuh landasan.

"Lalu saksi lain, seperti penumpang, juga merasakan adanya bunyi dan entakan dari bagian bawah pesawat ketika hendak mendarat. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan insiden yang kemudian menyebabkan pesawat keluar dari jalur pendaratan," ujar Sofian ke awak media, 24 Oktober 2026.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Stimulus Rp 883,4 Miliar untuk Nataru, Diskon Tiket Kapal hingga Pesawat

Menurut keterangan pilot membelokkan kemudi ke arah kiri hingga pesawat masuk ke area rawa-rawa di sisi landasan.

"Insiden itu mengakibatkan pesawat rusak. Lalu dua orang dilaporkan terluka, yakni Serka Matheus, luka di bagian pinggang, sedangkan Koptu Johar mengalami luka di bagian kepala akibat benturan. Sementara itu, penumpang lainnya dilaporkan selamat," jelasnya.

Adapun pilot yang bertugas adalah Kapten Riza dan didampingi kopilot Kapten Andi. Pesawat dilaporkan mendarat di Bandara Bilorai sekitar pukul 08.30 WIT dengan membawa delapan orang penumpang.

"Jadi penumpang pesawat ini ada 3 anggota Koramil 1718/Sugapa, satu orang anggota Polres Intan Jaya, dan empat lainnya merupakan masyarakat sipil," jelasnya

Pesawat tersebut mengangkut total sembilan orang, yang terdiri dari dua orang pilot dan kru serta tujuh orang penumpang. Dari total delapan penumpang itu, tiga orang merupakan anggota Koramil 1718/Sugapa. Selain itu, terdapat satu anggota Polres Intan Jaya. Empat penumpang lainnya adalah warga sipil.

Setelah kejadian, petugas bandara dan pihak berwenang di lokasi melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang dan kru. Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

x|close