Kapolda Metro Kantongi Identitas Bandar Narkoba Kampung Bahari, Pastikan Pengejaran Terus Berlanjut

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Nov 2026, 14:47
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto saat menggelar pertemuan dengan sebagian awak media di kantornya. Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto saat menggelar pertemuan dengan sebagian awak media di kantornya.

Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menegaskan akan terus memburu para bandar narkoba yang melarikan diri dalam penggerebekan di kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, Minggu, 1 November 2026. Polisi menyatakan telah mengantongi identitas lengkap para buronan tersebut.

Kapolda Metro Jaya, Komjen Dadang Hartanto, menyampaikan bahwa target utama operasi yang kabur saat penyergapan kini berada dalam radar kepolisian. Menurutnya, persembunyian para bandar tersebut tidak akan mampu menyelamatkan mereka dari proses hukum.

"Untuk yang target memang mereka melarikan diri. Tapi kita sudah ada datanya," ujar Komjen Dadang, dikutip 1 November 2026.

"Dia tidak akan lari ke mana, pasti akan kami kejar. Yang penting dia tidak memanfaatkan masyarakat sini untuk sebagai tameng. Itu terpenting. Dia sudah kabur keluar dari lingkungan yang melindunginya selama ini," tambahnya.

Meski fokus pada penegakan hukum dan pengejaran pelaku, Dadang juga menekankan pentingnya langkah penataan kawasan serta upaya penyadaran masyarakat secara komprehensif di Kampung Bahari agar lingkungan tersebut terbebas dari cengkeraman peredaran gelap narkotika.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Gerebek Kampung Bahari: 27 Orang Ditangkap dan Senpi Disita

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Metro Jaya, Kombes Bismo Teguh Prakoso, memaparkan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas di lokasi penggerebekan. Selain mengamankan para pelaku yang tertangkap, aparat kepolisian menyita berbagai barang bukti mencakup senjata tajam, alat hisap narkoba atau bong, hingga senjata api (senpi).

"Ada sajam dan bong, ya, peralatan-peralatan yang digunakan untuk penyalahgunaan narkoba. Dan kita akan terus kejar bandar-bandar tersebut," kata Bismo.

Tidak hanya itu, operasi penggerebekan tersebut juga membuahkan hasil signifikan dengan ditemukannya uang tunai hasil penjualan narkotika, alat cetak pembuat ekstasi, serta sejumlah paket ganja siap edar yang disembunyikan di lokasi kejadian.

"Uang tunai ada. Hasil jadi satu sama barang bukti ganjanya. Jadi hasil penjualan ditaruh di situ berikut ganjanya, juga dengan uang tunainya," ungkap Bismo merinci temuan di lapangan.

Polda Metro Jaya memastikan pengembangan kasus ini akan terus dilakukan guna membongkar jaringan sindikat narkotika yang beroperasi di wilayah Kampung Bahari hingga tuntas.