Penembakan Saat Perayaan Halloween di AS Renggut 75 Nyawa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Nov 2026, 13:38
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Dekorasi Halloween dipajang di depan sebuah rumah di Toronto, Kanada, Jumat (30/10/2026) Ilustrasi - Dekorasi Halloween dipajang di depan sebuah rumah di Toronto, Kanada, Jumat (30/10/2026) (Antara)

Ntvnews.id, Amerika Serikat - Lebih dari 200 orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat tembakan senjata api, sementara sedikitnya 76 orang tewas dalam serangkaian insiden kekerasan di berbagai wilayah Amerika Serikat selama akhir pekan perayaan Halloween.

Dilansir dari laman Sputnik, Senin, 2 November 2026, perayaan Halloween tahun ini yang jatuh pada hari Sabtu, 31 Oktober 2026, diwarnai oleh berbagai insiden penembakan yang memicu jatuhnya banyak korban jiwa dan luka-luka.
 
Momen perayaan yang dirayakan secara luas lewat parade dan pesta kostum tersebut tergolong jarang jatuh pada akhir pekan, di mana situasi serupa terakhir kali terjadi pada 2026 ini sejak tahun 2020 silam.

Rangkaian kekerasan tersebut tercatat mulai terjadi sejak Jumat pagi, 30 Oktober 2026. Di Tennessee, AS, seorang remaja ditangkap dan dijerat hukum setelah kedapatan membawa pistol ke lingkungan sekolah menengah atas (SMA), meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
 
Di hari yang sama, pertengkaran berdarah di sebuah kawasan di selatan Chicago merenggut nyawa seorang pria berusia 35 tahun di dekat sebuah rumah yang dihias menyambut Halloween. Insiden serupa juga terjadi dalam sebuah pesta rumah tangga di Missouri yang memicu penembakan antarpemuda.
 

Aparat kepolisian di berbagai negara bagian turut melaporkan insiden berdarah lainnya. Di Fairfield, California, penembakan di dekat toko kostum melukai enam orang dan menewaskan seorang wanita hamil berusia 31 tahun. Sementara itu, di Montana, seorang wakil sheriff tewas dan seorang petugas lainnya terluka dalam baku tembak saat merespons panggilan darurat pada Jumat malam. Kasus penembakan mematikan juga dilaporkan terjadi di kompleks apartemen di Alabama, serta insiden yang melukai empat orang di Wichita, Kansas.

Memasuki malam perayaan hingga Minggu, 1 November 2026 dini hari, kekerasan bersenjata terus berlanjut di sejumlah lokasi. Penembakan di dekat kampus Universitas Delaware mengakibatkan enam orang terluka, sementara insiden terpisah dalam sebuah pesta ulang tahun di Texas melukai tujuh orang.
 
Di Jacksonville, Florida, satu orang tewas dan sembilan lainnya termasuk seorang remaja berusia 15 tahun terluka dalam sebuah pesta. Korban jiwa dan luka-luka akibat insiden senjata api juga tercatat terjadi di wilayah Illinois.

Berdasarkan akumulasi data dari para analis dan aparat penegak hukum setempat, total korban akibat insiden kekerasan senjata api di seluruh Amerika Serikat sejak Jumat, 30 Oktober 2026 hingga akhir pekan perayaan tersebut mencapai 201 orang luka-luka dan 76 orang meninggal dunia.
 
 
(Sumber: Antara)