console.log(1)

Banjir Aceh Selatan: 161 Warga dari 43 Keluarga Dievakuasi, Tim Gabungan Siaga

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Nov 2026, 14:05
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Banjir Aceh Selatan: 161 Warga dari 43 Keluarga Dievakuasi Banjir Aceh Selatan: 161 Warga dari 43 Keluarga Dievakuasi (Antara)

Ntvnews.id, Aceh - Tim gabungan Penanggulangan Darurat Bencana (PDB) terus mengintensifkan evakuasi warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Selatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat, terutama di titik yang mengalami peningkatan debit air.

Koordinator Tim PDB Kabupaten Aceh Selatan, Kapten Inf Ali Sadikin mengatakan hingga hari kelima banjir, sebanyak 161 warga dari 43 keluarga telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

"Kami mengintensifkan evakuasi masyarakat terdampak banjir ke lokasi aman. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami. Kami mengimbau warga terdampak bencana tetap waspada," katanya, dikutip dari Antara, Selasa, 2 November 2026. 

Ali menjelaskan, banjir melanda sejumlah wilayah, termasuk Gampong Lhok Raya dan Gampong Cot Bayu di Kecamatan Trumon Tengah. Di dua desa tersebut, tercatat sebanyak 674 jiwa terdampak bencana.

Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Kondisi itu menyebabkan debit air meningkat hingga Sungai Lae Soraya dan Krueng Trumon Raya meluap.

Dalam proses penyelamatan, tim gabungan memberikan perhatian khusus kepada anak-anak, warga lanjut usia, serta kelompok rentan lainnya agar segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Menurut Ali, kondisi banjir di lapangan masih terus berubah. Karena itu, Tim PDB melakukan pemantauan, pendataan, asesmen, serta penanganan terhadap warga terdampak secara berkelanjutan.

Koordinasi dengan seluruh unsur terkait juga terus dilakukan untuk memastikan masyarakat berada dalam kondisi aman dan dapat segera dievakuasi apabila situasi semakin memburuk.

Ali mengungkapkan, hingga kini genangan air masih merendam permukiman penduduk dan badan jalan desa. Bahkan, sejumlah titik dilaporkan mengalami kenaikan debit air.

Di beberapa lokasi, ketinggian banjir mencapai lebih dari satu meter. Sementara itu, air yang masuk ke rumah warga mencapai puluhan sentimeter.

Kondisi tersebut mengganggu aktivitas masyarakat dan membuat sebagian keluarga memilih meninggalkan tempat tinggal demi menghindari risiko yang lebih besar.

Tim PDB mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama banjir masih berlangsung. Warga juga diminta mengikuti perkembangan informasi dan arahan petugas di lapangan.