Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi kontribusi perguruan pencak silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah dalam membangun karakter sekaligus mengembangkan prestasi generasi muda Indonesia.
“Indonesia perlu memiliki generasi yang berjiwa patriot, cinta Tanah Air, berintegritas, dan unggul,” ujar Listyo Sigit sebagaimana dikutip dari siaran resmi Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta, Minggu, 1 November 2026.
Pernyataan itu disampaikan Listyo Sigit saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah Periode 2026–2031 di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.
Menurutnya, Tapak Suci mempunyai peran strategis dalam membentuk kepribadian generasi muda. Pembinaan melalui pendidikan dan latihan pencak silat tidak hanya berorientasi pada kemampuan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai keimanan, akhlak, kedisiplinan, persaudaraan, serta integritas.
Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, sejalan dengan semboyan Tapak Suci, yakni “Dengan Iman dan Akhlak Saya Menjadi Kuat, Tanpa Iman dan Akhlak Saya Menjadi Lemah”. Prinsip tersebut menjadi pedoman dalam membentuk karakter para anggotanya.
Listyo Sigit berharap nilai-nilai luhur itu terus dijaga agar Tapak Suci mampu mencetak generasi yang memiliki jiwa patriotisme, mencintai tanah air, serta mampu bersaing di berbagai bidang.
Selain pembentukan karakter, ia turut menyoroti sumbangsih Tapak Suci dalam memajukan olahraga pencak silat dan mencetak atlet berprestasi. Salah satu pencapaian yang disorot yakni keberhasilan atlet Tapak Suci meraih enam medali emas, dua perak, dan satu perunggu dalam ASEAN University Games 2024.
Baca Juga: Demo 28 Oktober, KSP Listyo Tegaskan Pemerintah Siap Tampung Aspirasi
Prabowo Subianto menerima Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Listyo Sigit Prabowo pada Senin, 19 Oktober 2026, di Istana Merdeka, Jakarta (Istimewa)
“Prestasi tersebut perlu terus ditingkatkan melalui pembibitan atlet, peningkatan kualitas pelatih, dan kompetisi berjenjang. Namun, tetaplah rendah hati,” ujar mantan Kapolri ini.
Lebih lanjut, Listyo Sigit menilai pencak silat memiliki peluang besar menjadi instrumen diplomasi budaya Indonesia di kancah global. Olahraga bela diri tradisional tersebut dapat menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai luhur bangsa sekaligus membangun hubungan persahabatan dengan negara lain.
Ia pun berharap Tapak Suci terus melahirkan pendekar dan atlet unggulan yang dapat menjadi representasi budaya Indonesia di tingkat internasional.
Dalam kesempatan itu, Listyo Sigit mengajak seluruh keluarga besar Tapak Suci memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan organisasi serta mengambil bagian dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
“Apakah saudara-saudara siap berbakti untuk NKRI? Apakah saudara-saudara siap menjadi patriot pembela bangsa?” tanya Listyo Sigit yang dijawab serempak dengan kata “siap” oleh peserta rapat kerja nasional.
Ia menegaskan bahwa seorang pendekar harus menjunjung tinggi pengabdian, berani membela kebenaran, melawan kebatilan, serta membantu masyarakat yang membutuhkan perlindungan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Listyo Sigit juga menyampaikan salam hormat Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh keluarga besar Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Ia turut mengingatkan bahwa Prabowo pernah mengemban amanah sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
Menutup keterangannya, Listyo Sigit mengajak seluruh jajaran Tapak Suci mempertahankan nilai-nilai luhur perguruan dan memperkuat kontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas. Upaya tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
KSP Listyo Sigi Prabowo (Istimewa)