Tumben! Trump Ucapkan Selamat kepada Demokrat atas Kemenangan Telak di Pemilu Sela AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Nov 2026, 16:22
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan ucapan selamat kepada Partai Demokrat setelah rival politiknya itu meraih kemenangan besar dalam pemilu sela 2026. Trump bahkan mengakui keberhasilan Demokrat dan memuji kerja keras partai tersebut, sebuah pernyataan yang terbilang jarang disampaikan olehnya.

"Begini, saya mengatakan hal ini: Selamat kepada Partai Demokrat. Mereka telah melakukan pekerjaan yang baik," kata Trump dalam wawancara telepon dengan FOX News Democracy 26.

Dikutip dari AFP, Rabu (4/11/2026), Trump menyebut kemenangan Demokrat merupakan hasil dari perjuangan panjang partai tersebut selama bertahun-tahun. Meski demikian, dia menegaskan hasil pemilu kali ini tidak bisa dianggap sebagai kekalahan pribadi baginya.

"Mereka telah menantikan momen ini selama 11 tahun, dan akhirnya mereka berhasil. Tetapi saya tidak menganggap ini sebagai pukulan yang ditujukan kepada saya," ucapnya.

Trump juga menyatakan kesediaannya untuk menjalin kerja sama dengan Demokrat yang kini menguasai Kongres AS. Dia menilai masih terdapat sejumlah agenda yang memungkinkan kedua partai bekerja bersama.

Baca Juga: Usai Kasus Penyadapan Terungkap, Gerindra Siapkan Konsolidasi Internal

"Saya bisa bekerja sama dengan mereka dalam banyak hal," ujarnya.

Meski membuka peluang kolaborasi, Trump mengingatkan bahwa dirinya tetap memiliki kewenangan untuk menghambat agenda legislatif Demokrat melalui hak veto. Dia bahkan menyebut siap menggunakan kewenangan tersebut terhadap rancangan undang-undang yang tidak disetujuinya.

"Mereka bisa saja mengajukan, katakanlah, 50 rancangan undang-undang hebat yang mereka banggakan, lalu saya akan mengembalikannya dengan stempel khusus -- 'veto'," cetus Presiden AS tersebut.

Selain menyampaikan ucapan selamat, Trump turut mengakui bahwa perang Iran kemungkinan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pilihan pemilih dalam pemilu sela. Konflik berkepanjangan dan kenaikan harga minyak yang menyertainya menjadi isu yang mendapat perhatian masyarakat AS.

"Saya pikir salah satu faktornya adalah Iran, tetapi di sisi lain, rakyat juga memahami pentingnya langkah-langkah yang telah saya ambil terkait Iran," kata Trump dalam wawancara dengan Fox News tersebut.