Ntvnews.id, Jakarta - Sejumlah massa pendukung Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), mulai memadati kawasan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).
Kedatangan massa tersebut terjadi menjelang sidang lanjutan perkara tudingan ijazah palsu yang menjerat Roy Suryo dan dokter Tifa sebagai terdakwa. Sidang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB.
Jokowi sendiri dijadwalkan hadir dalam persidangan kedelapan tersebut sebagai saksi. Kehadirannya di PN Jakarta Timur pun mendapat perhatian besar dari awak media dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Meski sejumlah kamera mengarah kepadanya, Jokowi tidak banyak memberikan pernyataan kepada wartawan. Ia hanya terlihat tersenyum saat menjadi sorotan para jurnalis.
Pengamanan di sekitar PN Jakarta Timur diperketat untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan menjaga ketertiban selama persidangan berlangsung.
View this post on Instagram
Sebanyak 6.770 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk melakukan pengamanan. Aparat juga disiagakan di sejumlah titik di sekitar gedung pengadilan, termasuk dengan kendaraan taktis.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan, ribuan personel tersebut terdiri atas anggota TNI dan Polri.
“Pada saat ini kita pengamanan seluruhnya, jumlahnya sebanyak 6.770 personel, terdiri dari TNI sebanyak 1.200 dan untuk Polri sebanyak 5.570,” kata Alfian saat ditemui di lokasi.
Dengan kehadiran Jokowi sebagai saksi, sidang lanjutan perkara tersebut menjadi perhatian publik. Aparat gabungan pun terus melakukan pengamanan di kawasan PN Jakarta Timur guna memastikan jalannya persidangan berlangsung aman dan kondusif.
Baca Juga:Jokowi Tiba di PN Jaktim, Kenakan Batik dan Peci Hitam
Sejumlah Massa Pendukung Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mulai memadati Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). Mereka datang menjelang sidang lanjutan perkara tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan dokter Tifa. (Kabar_bogor)