Houthi Klaim Lancarkan Tiga Serangan terhadap Target Militer Arab Saudi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Nov 2026, 09:57
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip - Kelompok Houthi menggelar unjuk rasa menentang serangan AS dan Israel terhadap Iran saat mereka berkumpul di Al Sabeen Square, Sanaa Arsip - Kelompok Houthi menggelar unjuk rasa menentang serangan AS dan Israel terhadap Iran saat mereka berkumpul di Al Sabeen Square, Sanaa (Antara)

Ntvnews.id, Doha - Kelompok Ansar Allah Yaman atau Houthi mengklaim telah melakukan tiga operasi militer yang menyasar sejumlah fasilitas militer di wilayah selatan Arab Saudi pada Rabu, 4 November 2026.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyampaikan klaim tersebut kepada stasiun televisi Al Masirah. Ia mengatakan salah satu operasi menggunakan pesawat nirawak untuk menyerang stasiun radar di Semenanjung Al Qahma, sebelah utara Jizan.

"Angkatan bersenjata kami berhasil melancarkan tiga operasi militer. Dalam operasi pertama, sebuah pesawat nirawak (drone) menghantam stasiun radar di semenanjung Al Qahma di sebelah utara Jizan. Serangan tepat mengenai sasaran," kata juru bicara militer Houthi, Yahya Saree kepada penyiar Al Masirah.

Saree kemudian menyebut operasi kedua diarahkan ke Kamp Militer Aqifa di Najran, wilayah selatan Arab Saudi, menggunakan rudal balistik. 

Baca Juga: Houthi Klaim Serang Bandara Riyadh dan Pangkalan Militer Arab Saudi

Adapun operasi ketiga, menurut keterangannya, menyasar pos komando penjaga perbatasan di Jizan, yang terletak tidak jauh dari perbatasan Arab Saudi dan Yaman. Serangan tersebut juga disebut menggunakan rudal balistik.

Ia mengklaim serangkaian serangan itu mengakibatkan sejumlah tentara dan pejabat Arab Saudi meninggal dunia maupun mengalami luka-luka.

Namun, hingga laporan tersebut disampaikan, otoritas Arab Saudi belum memberikan pernyataan untuk mengonfirmasi klaim Houthi.

Ketegangan antara kelompok Houthi dan pasukan pro-pemerintah Yaman yang mendapat dukungan Arab Saudi kembali meningkat sejak Juli. Situasi tersebut terjadi setelah konflik sempat mengalami jeda selama empat tahun.

Baca Juga: Houthi Klaim Luncurkan Serangan Drone ke Israel, Bandara Ramon Ditutup

Dalam perkembangan konflik tersebut, pesawat tempur Arab Saudi dilaporkan rutin menyerang wilayah Yaman yang berada di bawah kendali Houthi. Sebagai balasan, kelompok Houthi meluncurkan proyektil ke sejumlah wilayah Arab Saudi.

(Sumber: Antara)