Ntvnews.id, Jakarta - Kader muda Partai Golkar, Jefri Gultom melontarkan peringatan tegas kepada pihak-pihak yang melontarkan tuduhan terhadap Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Ia meminta agar ruang publik tidak dijadikan arena penyebaran informasi yang belum teruji kebenarannya.
Menurut Jefri yang juga Ketua Bidang PP AMPG kritik terhadap pejabat publik merupakan bagian penting dari demokrasi. Namun, kritik harus dibedakan dengan fitnah. Setiap tuduhan wajib didukung fakta dan bukti, bukan sekadar membangun opini yang berpotensi merusak nama baik seseorang.
“Jangan sembarangan menuduh Bahlil Lahadalia. Kalau memang memiliki bukti, silakan buktikan melalui mekanisme hukum. Tetapi jika hanya menyebarkan narasi tanpa dasar, jangan berlindung di balik kebebasan berpendapat,” tegas Jefri, Sabtu, 7 November 2026.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam apabila ditemukan dugaan penyebaran fitnah atau tindakan yang memenuhi unsur pelanggaran hukum. Jefri menyatakan siap menempuh langkah hukum dengan melaporkan pihak-pihak terkait kepada aparat penegak hukum.
“Kami tidak akan tinggal diam. Jika ditemukan bukti adanya pelanggaran hukum, kami siap melaporkannya. Jangan merasa kebal hukum hanya karena bersembunyi di balik akun media sosial,” ujarnya.
Jefri juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia menegaskan bahwa pembelaan terhadap Bahlil bukan berarti menutup ruang kritik, melainkan memastikan kritik disampaikan secara objektif, bertanggung jawab, dan berdasarkan fakta.
“Kritik silakan, evaluasi boleh, tetapi fitnah jangan! Jika ada bukti, bawa ke jalur hukum. Jika terbukti melanggar hukum, harus dipertanggungjawabkan. Kami siap berdiri tegak membela kebenaran dan melawan segala bentuk fitnah!” tutup Jefri.
Kader muda Partai Golkar, Jefri Gultom.