Serangan Israel di Suriah Selatan Tewaskan 9 Orang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Apr 2025, 18:42
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Bentrokan di Suriah Bentrokan di Suriah (Antara)

Ntvnews.id, Suriah - Serangan militer Israel di wilayah selatan Suriah telah menyebabkan sembilan orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Insiden ini terjadi di kawasan hutan dekat Bendungan Jabaliyeh, di Kota Nawa, Provinsi Daraa Barat, sebagaimana dilaporkan oleh Pemerintah Daerah Daraa pada Kamis.

Menurut laporan resmi, pasukan Israel menyerbu area tersebut dengan menggunakan sejumlah kendaraan militer, disertai aktivitas pesawat pengintai yang beroperasi di langit wilayah tersebut.

Gubernur Daraa, melalui pernyataan di Telegram, menegaskan bahwa ini adalah pertama kalinya pasukan Israel melakukan serangan sejauh itu ke dalam wilayah Suriah.

"Tentara pendudukan Israel merangsek maju dengan beberapa kendaraan militer ke daerah hutan dekat Bendungan Jabaliyeh, dekat kota Nawa di Daraa barat, seiring dengan kegiatan pesawat pengintai di daerah itu," katanya.

Pemimpin oposisi terkemuka Suriah mengadakan serangkaian pertemuan di ibu kota Damaskus dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama untuk memperkuat perdamaian sipil dan kohesi sosial setelah jatuhnya rezim Bashar al-Assad di Suriah <b>((Antara))</b> Pemimpin oposisi terkemuka Suriah mengadakan serangkaian pertemuan di ibu kota Damaskus dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama untuk memperkuat perdamaian sipil dan kohesi sosial setelah jatuhnya rezim Bashar al-Assad di Suriah ((Antara))

Serangan ini memicu kemarahan masyarakat setempat yang telah lama mengalami ketegangan akibat konflik yang berkepanjangan. Media lokal juga melaporkan bahwa pada Rabu malam, pasukan Israel menyerang daerah di sekitar Kota Nawa, meningkatkan eskalasi di kawasan tersebut.

Tak hanya di Daraa, jet tempur Israel sebelumnya juga melancarkan sedikitnya 11 serangan udara yang menargetkan Kota Damaskus dan Hama, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita resmi Suriah, SANA. Serangan ini menambah daftar panjang intervensi militer Israel di Suriah dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak jatuhnya rezim Bashar al-Assad pada akhir 2024, Israel semakin memperluas pendudukannya di Dataran Tinggi Golan dengan merebut zona penyangga demiliterisasi. Tindakan ini dianggap melanggar perjanjian pelepasan diri yang disepakati pada tahun 1974 antara Suriah dan Israel.

Dalam beberapa tahun terakhir, Israel telah meningkatkan operasi militernya di Suriah, menargetkan berbagai aset strategis termasuk jet tempur, sistem rudal, serta instalasi pertahanan udara. Langkah ini dilakukan dengan dalih mengamankan perbatasannya dari ancaman kelompok militan dan milisi yang didukung oleh Iran.

(Sumber Antara)

x|close