10 Orang Menjadi Korban Tewas Longsor Jalur Pacet-Cangar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Apr 2025, 16:22
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi garis polisi. Ilustrasi garis polisi. (Pixabay)

Ntvnews.id, Jakarta - Sepuluh orang menjadi korban longsor Jalur Pacet-Cangar. Enam penumpang Innova tersebut ialah H Wahyudi (65) orang tua Masjid; Rani Anggraini (30) istri Masjid; dua anak Masjid, yakni Sahrul (4) dan Putri (2); serta mertua Masjid, yakni Kaedah (60), dan adik mertua Masjid, Saudah (60).

Sementara itu, tim SAR gabungan mengevakuasi 3 korban dari mobil pikap yang ikut terempas longsor di Jalur Pacet-Cangar. Ketiga korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam kabin pikap angkutan sayur tersebut.

“Mobil pikap jumlah korban 3 orang sudah kami evakuasi dalam kondisi meninggal dunia pukul 09.25 WIB,” kata Dantim Rescue Basarnas Surabaya Nur Hadi.

Tanah longsor di jalur Pacet-Cangar, kawasan wisata Watu Lumpang, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto terjadi pada Kamis (3/4) siang sekitar pukul 11.15 WIB. Material longsor berupa lumpur, bebatuan dan pepohonan menutup jalan dengan panjang sekitar 50 meter.

Sebelumnya, Suasana duka menyelimuti Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jumat (4/4) dini hari. Jenazah Madjid Zatmo Setio, 31 tahun, salah satu korban longsor di kawasan Watu Lumpang, jalur Pacet–Cangar, Mojokerto, tiba di rumah duka sekitar pukul 00.20 WIB dengan mobil ambulans milik PMI Kabupaten Mojokerto. Tangisan keluarga pecah saat jenazah diturunkan dari mobil dan dibawa ke bilik pemandian jenazah.

Madjid Zatmo Setio, atau akrab disapa Madjid, merupakan satu dari tujuh anggota keluarga yang menjadi korban dalam peristiwa longsor yang terjadi Kamis (3/4) siang. Ratusan warga dan kerabat memadati rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum jenazah dimakamkan di TPU Dusun Paseban, tak jauh dari rumahnya.

Proses evakuasi jenazah Majid dilakukan tim gabungan SAR dan petugas medis dari Polres Mojokerto. Ipda Pol. Ali Asykur, Kepala Kesehatan Polres Mojokerto, yang turut mendampingi hingga ke rumah duka, menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam kondisi masih berpakaian lengkap namun tanpa identitas.

“Korban ditemukan dalam keadaan masih berpakaian dan tidak ada identitas pun yang menempel di tubuh korban. Jenazah baru bisa diidentifikasi data dirinya oleh tim medis di RS Sumber Glagah dengan mencocokkan data fisik dari keluarga korban yang datang,” ujar Ipda Ali, dikutip dari Info Jatim.

x|close