Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kemandirian nasional dalam menghadapi dinamika geopolitik global. Hal tersebut disampaikan Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.
"Beliau memberikan gambaran bahwa maksud dari geopolitik adalah bahwa kita sebagai bangsa sekali lagi berkali-kali Bapak Presiden menekankan bahwa kita harus berpikir untuk kita mandiri,” kata Prasetyo.
Ia menyebutkan pembahasan geopolitik disampaikan secara umum, dengan penekanan pada kemandirian bangsa.
"Jadi penekanannya lebih secara umum kalau dari sisi geopolitik itu.” jelasnya.
Baca Juga: Walid Regragui Bangga Maroko Bisa Capai Final Piala Afrika 2025
Presiden, lanjutnya, meminta dukungan penuh dari kalangan akademisi.
"Oleh karena itulah beliau meminta support kepada para rektor, guru besar, karena bagaimanapun rektor dan guru besar beserta dengan civitas akademika dan para mahasiswa melakukan inovasi-inovasi.” ungkapnya.
Lebih lanjut, Pras menyebut inovasi tersebut diarahkan untuk mendukung agenda strategis nasional.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (NTVnews)
"Tapi dalam kerangka mengejar tadi, mengejar swasembada pangan, mengejar swasembada energi, mandiri secara teknologi.” tegasnya.
Prasetyo juga menyampaikan Presiden menyinggung gagasan mobil nasional sebagai simbol kemandirian industri.
"Tadi beliau juga menyinggung tentang mobil nasional, itulah arah ke depan yang dikehendaki oleh Bapak Presiden untuk menjadi cita-cita kita bersama sebagai satu bangsa.” pungkasnya.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (NTVnews)