BPJPH Catat 2.340 Dapur MBG Telah Bersertifikat Halal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Feb 2026, 15:14
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan meninjau salah satu SPPG untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjamin nilai halalnya. (ANTARA/HO-BPJPH) Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan meninjau salah satu SPPG untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjamin nilai halalnya. (ANTARA/HO-BPJPH) (Antara)

Ntvnews.id, Istanbul - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) melaporkan sebanyak 2.340 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mengantongi sertifikat halal.

“Saat ini data Sihalal mencatat sebanyak 2.340 SPPG telah bersertifikat halal. Dan jumlah ini tentu saja terus bertambah seiring percepatan, karena yang lainnya juga sedang berproses mengurus sertifikasi halal,” kata Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dalam keterangannya yang diterima di Istanbul, Turki, Kamis, 12 Februari 2026.

Haikal menuturkan, pencapaian tersebut bukan sekadar bagian dari percepatan sertifikasi halal nasional, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk menjamin kualitas gizi sekaligus kehalalan dalam pelaksanaan program MBG. Ia menyebut hasil itu lahir dari strategi percepatan yang dijalankan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan.

“Kita sedang mengakselerasi sertifikasi halal dapur SPPG. Jadi di setiap SPPG ada Penyelia Halal yang bertanggung jawab atas proses produk halal, yang harus memenuhi standar jaminan produk halal sesuai ketentuan,” ujar Haikal.

Strategi percepatan tersebut sebelumnya telah dipaparkan dalam Rapat Kerja BPJPH bersama Komisi VIII DPR RI. Skema yang diterapkan yakni menempatkan Penyelia Halal di tiap dapur SPPG, bersamaan dengan penguatan kolaborasi bersama lembaga pelatihan Jaminan Produk Halal (JPH).

Baca Juga: BPJPH: 9,6 Juta Produk Indonesia Sudah Bersertifikat Halal

“Akselerasi sertifikasi halal dapur SPPG ini program yang musti dan wajib kita jalankan. Caranya begini, semua kepala dapur menjadi penyelia. Jadi mereka kita training para kepala dapur SPPG ini (melalui pelatihan calon Penyelia Halal), untuk menjadi Penyelia Halal (di dapur SPPG),” katanya.

Hingga kini, program pelatihan tersebut telah melahirkan 3.198 Penyelia Halal yang mendukung operasional proses produk halal di dapur MBG di berbagai daerah. Jumlah itu, menurut Haikal, akan terus bertambah seiring pelatihan yang dilakukan secara berkesinambungan, sehingga berdampak pada peningkatan signifikan jumlah SPPG yang tersertifikasi halal.

Ia menegaskan, peran Penyelia Halal sangat vital dalam memperkuat sistem jaminan produk halal di dapur MBG.

“Mereka adalah kepanjangan tangan kita. Jika ada hal yang tidak memenuhi standar di lapangan terkait bahan dan proses produksi, maka mereka bisa segera ambil tindakan. Dan kami akan melihat ini (melakukan pengawasan) secara berkelanjutan,” katanya menambahkan.

Dengan keberadaan Penyelia Halal di setiap SPPG, prinsip trustability, traceability, dan transparency dapat dijalankan secara menyeluruh dalam rantai pasok program MBG, mulai dari bahan baku hingga penyajian.

“MBG melibatkan rantai pasok panjang, dari hulu hingga penyajian. Sertifikasi halal memastikan mutu, gizi, dan kehalalan pangan tetap terjaga,” kata Haikal.

Baca Juga: Dapur SPPG di Bawah Bekas Rumah Walet Harus Direlokasi

(Sumber: Antara) 

x|close