Arab Saudi Buka Peluang Gunakan Kekuatan Militer Usai Serangan Berulang Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Mar 2026, 07:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan. ANTARA/Xinhua/Mohammad Abu Ghosh/aa. Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan. ANTARA/Xinhua/Mohammad Abu Ghosh/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Riyadh - Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan, menyatakan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer sebagai respons atas serangan rudal dan drone yang terus dilancarkan Iran. Ia menilai langkah agresif Teheran justru akan berbalik merugikan negara tersebut.

Dilansir dari AFP, Jumat, 20 Maret 2026, pernyataan itu disampaikan Pangeran Faisal kepada wartawan usai menghadiri pertemuan para menteri luar negeri kawasan di Riyadh. Dalam kesempatan tersebut, ia menuding Iran tengah berupaya menekan negara-negara tetangga melalui serangan-serangan yang dilakukan.

"Kerajaan tidak akan menyerah pada tekanan, dan sebaliknya, tekanan ini akan menjadi bumerang, dan tentu saja, seperti yang telah kami nyatakan dengan cukup jelas, kami berhak untuk mengambil tindakan militer jika dianggap perlu," katanya.

Arab Saudi juga melaporkan adanya peningkatan serangan dari Iran pada Rabu, 18 Maret 2026, bertepatan dengan penyelenggaraan pertemuan yang dihadiri menteri luar negeri dari sekitar belasan negara Arab dan Islam guna membahas dampak konflik di Timur Tengah.

Baca Juga: Prabowo Beberkan Kronologi dan Alasan Indonesia Kolektif dengan Negara Mayoritas Muslim Lain Gabung BoP

Pada hari yang sama, sejumlah ledakan keras terdengar di ibu kota Saudi. Kementerian pertahanan setempat menyatakan bahwa sistem pertahanan udara berhasil mencegat rudal balistik yang mengarah ke wilayah tersebut.

"Penargetan Riyadh saat sejumlah diplomat sedang bertemu. Saya pikir itu adalah sinyal paling jelas tentang bagaimana Iran memandang diplomasi," kata Pangeran Faisal.

"Iran tidak percaya pada dialog dengan negara-negara tetangganya." tandasnya.

TERKINI

Istana Pastikan Ada Kejutan untuk Perayaan HUT ke-81 RI

Nasional Selasa, 11 Agu 2026 | 13:31 WIB

21.800 Rumah di Kumamoto Jepang Dilaporkan Rusak Akibat Gempa

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 13:27 WIB

Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Kolombia Aman Usai Gempa M7,4

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 13:21 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran Tunjuk 6 Komandan Militer Baru

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 13:09 WIB

KPK Pertimbangkan Panggil Kembali Ridwan Kamil Kasus BJB

Nasional Selasa, 11 Agu 2026 | 12:58 WIB

Overstay 3.073 Hari, WN Nigeria Jadi Tersangka Imigrasi

Metro Selasa, 11 Agu 2026 | 12:51 WIB

Update Gempa M7,4 di Kolombia: Korban Tewas 111 Orang

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 12:51 WIB
Load More

HIGHLIGHT

x|close