Menlu RI Sebut Ada Sinyal Positif untuk Kapal Indonesia di Selat Hormuz

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Mar 2026, 08:34
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menlu Sugiono saat memberikan keterangan kepada wartawan di sela-sela mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026) ANTARA/HO-Bakom RI Menlu Sugiono saat memberikan keterangan kepada wartawan di sela-sela mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026) ANTARA/HO-Bakom RI (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, menyatakan bahwa proses dialog dan negosiasi terkait pelayaran kapal Indonesia di Selat Hormuz masih terus berlangsung, dengan munculnya indikasi sinyal positif.

“Ini masih dibicarakan, masih dinegosiasi,” kata Menlu Sugiono dalam keterangan pers di Tokyo, Jepang, Senin.

Saat ditanya apakah ada perkembangan lebih lanjut, Sugiono menyebut bahwa sudah terdapat tanda-tanda positif meski implementasi akhirnya masih menunggu langkah selanjutnya.

“Ada sinyal positif, kita lihat nanti eksekusinya seperti apa,” ujar Menlu.

Baca Juga: Iran Siapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Terapkan Izin dan Tarif Transit

Pemerintah Indonesia saat ini melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan di Iran melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran untuk memastikan keselamatan kapal dan awaknya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl A Mulachela, pada Jumat, 27 Maret 2026 menyebutkan bahwa pihak Iran telah memberikan tanggapan positif.

“Langkah tindak lanjut telah dijalankan oleh pihak-pihak terkait pada aspek teknis dan operasional. Namun, kami belum dapat memberi waktu pasti kapan kapal tanker tersebut bisa keluar dari Selat Hormuz,” katanya.

Baca Juga: Kemenlu RI: Pelaksanaan Haji Masih Sesuai Rencana, Belum Ada Skenario dari Arab Saudi

Sementara itu, PT Pertamina International Shipping (PIS) sedang menyiapkan seluruh aspek teknis dan administratif agar kedua kapal, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman.

“Prioritas kami tetap pada keselamatan seluruh awak kapal, serta keamanan kapal dan muatannya. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar proses ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron.

(Sumber: Antara)

 

x|close