Ntvnews.id, Jakarta - Timnas Brasil gagal meraih kemenangan pada pertandingan pembuka Grup C Piala Dunia FIFA 2026 setelah ditahan imbang Maroko dengan skor 1-1 di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu, 14 Juni 2026.
Hasil ini membuat Brasil dan Maroko sama-sama mengoleksi satu poin dalam persaingan Grup C yang diprediksi berlangsung ketat hingga laga terakhir fase grup.
Sejak peluit awal dibunyikan, Maroko tampil percaya diri dengan mengambil inisiatif serangan. Tim asuhan Mohamed Ouahbi mampu mengendalikan tempo permainan dan beberapa kali mengancam pertahanan Brasil melalui kreativitas Brahim Diaz dan Neil El Aynaoui.
Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-25. Gelandang serang Maroko, Ismael Saibari, sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah melepaskan tendangan akurat yang gagal diantisipasi kiper Brasil, Alisson Becker.
Baca Juga: Ketua Federasi Sepak Bola Palestina Ditolak Visa AS dan Kanada untuk Hadiri Piala Dunia
Gol tersebut membawa Maroko unggul 1-0 dan menjadi bukti efektivitas permainan Atlas Lions yang tampil lebih tajam pada awal pertandingan.
Tertinggal satu gol membuat Brasil meningkatkan intensitas serangan. Tim berjuluk Selecao mulai mendominasi penguasaan bola dan berusaha menekan pertahanan Maroko.
Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-32 ketika Vinicius Junior mencetak gol penyama kedudukan lewat tendangan melengkung spektakuler yang menghujam sudut atas gawang Yassine Bounou.
timnas Maroko (IG hakimi)
Gol tersebut menjadi gol internasional ke-10 Vinicius Junior dalam penampilannya yang ke-50 bersama Timnas Brasil. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum setelah kedua tim gagal menambah gol di sisa waktu babak pertama.
Memasuki babak kedua, pelatih Brasil Carlo Ancelotti melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Fabinho dan Danilo untuk meningkatkan keseimbangan permainan.
Pergantian tersebut membuat Brasil tampil lebih dominan. Vinicius Junior menjadi pusat serangan dan terus merepotkan lini belakang Maroko dengan kecepatan serta kemampuan individunya. Meski menguasai jalannya pertandingan, Brasil kesulitan menembus pertahanan rapat Maroko yang tampil disiplin di bawah komando kapten tim, Achraf Hakimi.
Ancelotti kemudian menambah daya gedor dengan memasukkan Matheus Cunha dan Luiz Henrique. Namun, solidnya lini pertahanan Atlas Lions membuat berbagai peluang Brasil gagal dikonversi menjadi gol.
Baca Juga: Jadwal Piala Dunia Minggu 14 Juni 2026: Qatar Lawan Swiss, Brasil Jumpa Maroko
Di tengah gempuran Brasil, penjaga gawang Maroko Yassine Bounou tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting yang menjaga gawangnya tetap aman.
Meski sempat mengalami masalah pada bahu dan mendapatkan perawatan medis, kiper yang akrab disapa Bono itu tetap melanjutkan pertandingan dan menjadi salah satu faktor penting keberhasilan Maroko mengamankan hasil imbang.
Pada 20 menit terakhir pertandingan, kedua tim sama-sama berupaya mencari gol kemenangan. Brasil terus menggempur pertahanan lawan hingga masa tambahan waktu, sementara Maroko sesekali melancarkan serangan balik berbahaya. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang.
Skor 1-1 pun bertahan hingga akhir pertandingan dan memaksa Brasil serta Maroko berbagi poin pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026.
(Sumber: Antara)
Brasil ditahan imbang Maroko dengan skor 1-1 pada laga pembuka Grup C Piala Dunia FIFA 2026 (Instagram @fifaworldcup)