Ntvnews.id, Jakarta - Bek Timnas Argentina, Cristian Romero menjadi sorotan usai tidak melakukan jabat tangan dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam seremoni pengalungan medali usai final Piala Dunia 2026.
Momen tersebut terjadi setelah Argentina harus puas menjadi runner-up usai kalah 0-1 dari Spanyol melalui babak perpanjangan waktu pada laga final yang berlangsung di Stadion New York, New Jersey, Amerika Serikat pada Senin dini, 20 Juli 2026.
Setelah pertandingan berakhir, para pemain Argentina dan Spanyol mengikuti prosesi penyerahan medali. Sebagai tim peringkat kedua, skuad La Albiceleste mendapat giliran lebih dulu untuk menerima medali perak sebelum seremoni penyerahan trofi kepada Spanyol.
View this post on Instagram
Cristian Romero naik ke podium setelah rekan setimnya, Julian Alvarez. Bek Tottenham Hotspur tersebut tampak menyalami Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang mengalungkan medali perak kepadanya.
Baca Juga: Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026
Di samping Infantino berdiri Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Namun, dalam momen tersebut tidak terlihat adanya jabat tangan antara Trump dan Romero. Sang bek sempat melirik ke arah Trump sesaat sebelum melanjutkan langkahnya meninggalkan podium mengikuti Alvarez.
Peristiwa itu langsung menarik perhatian publik karena terekam kamera siaran pertandingan dan beredar luas di media sosial. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Cristian Romero maupun pihak terkait mengenai momen tersebut.
Argentina menutup Piala Dunia 2026 sebagai runner-up setelah memberikan perlawanan sengit kepada Spanyol. Sementara itu, La Furia Roja memastikan gelar juara dunia berkat kemenangan tipis 1-0 pada babak perpanjangan waktu.
Cristian Romero (IG: Cristian Romero)