Ntvnews.id, Jakarta - Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) batal menjual saham Piala Dunia setelah mendapatkan banyak tendangan dari sejumlah federasi.
"Setelah mendengarkan dengan saksama semua pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menimbulkan perpecahan yang, terlepas dari tingkat dukungannya, tidak lagi sejalan dengan tujuan yang ditetapkan sejak awal," kata Presiden FIFA Gianni Infantino, Sabtu 1 Agustus 2026.
"Tujuan kami selalu-dan akan selalu-adalah untuk mempersatukan dan meningkatkan. Oleh karena itu, usulan ini tidak akan dilanjutkan," sambung dia.
Presiden AS Donald Trump (kiri) berbincang dengan Presiden FIFA Gianni Infantino saat upacara pemberian penghargaan setelah pertandingan final antara Spanyol dan Argentina di Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Ming (Antara)
Batalnya penjualan saham Piala Dunia membuat PSSI batal mendapatkan keuntungan dari FIFA. Pasalnya Gianni Infantino bakal memberikan keuntungan bagi 211 anggota yang mendukung rencana tersebut, termasuk PSSI.
Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Alasan PSSI Dukung FIFA soal Polemik Proposal FFE
FIFA bakal mengucurkan dana sekitar 40 juta dolar AS atau setara Rp721 miliar. Uang tersebut bakal diberikan pada periode 2027-2030 sebesar 20 juta dolar AS dan bonus 20 juta AS lewat program FIFA Fast Forward.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mendukung penuh atas rencana FIFA untuk menjual saham Piala Dunia. Pasalnya hal tersebut bakal menguntungkan sejumlah federasi sepakbola di dunia.
Presiden FIFA, Gianni Infantino dan Ketua PSSI Erick Thohir (IG: PSSI)