Igor Tolic Kritik Jadwal Piala Presiden 2026: Istirahat Pemain Tak Sesuai Standar FIFA

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Agu 2026, 11:48
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic (X: Persib)

Ntvnews.id, Jakarta - Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, melontarkan kritik terhadap jadwal Piala Presiden 2026 yang dinilai memberikan waktu istirahat terlalu singkat kepada para pemain.

Tolic menyoroti jeda pertandingan yang hanya dua hari bagi tim yang harus menjalani laga final maupun perebutan tempat ketiga setelah tampil di semifinal.

Persib sendiri akan menghadapi Persebaya Surabaya pada partai final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8).

Persib Bandung vs Persija Jakarta <b>(X: Persija Jakarta)</b> Persib Bandung vs Persija Jakarta (X: Persija Jakarta)

Maung Bandung melaju ke final setelah menundukkan Persija Jakarta dengan skor 2-1. Sementara itu, Persebaya memastikan tiket final usai mengalahkan Arema FC 1-0.

Menurut Tolic, waktu pemulihan yang diberikan panitia tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam regulasi FIFA.

"Dalam peraturan FIFA ada ketentuan minimal 72 jam istirahat antar pertandingan. Jadi, ini bersifat wajib. Ini adalah aturan yang dibuat untuk melindungi kesehatan fisik dan mental para pemain di seluruh dunia," ujar Tolic dalam konferensi pers seusai laga kontra Persija.

Pelatih asal Kroasia itu menegaskan kritiknya bukan hanya ditujukan untuk Persib. Ia menyebut seluruh pemain dari empat tim semifinalis memiliki hak yang sama untuk mendapatkan waktu pemulihan yang cukup.

"Jadi sekarang saya tidak hanya berbicara tentang para pemain Persib, saya berbicara tentang Persija, saya berbicara tentang Surabaya, saya berbicara tentang Arema. Jadi saya berbicara tentang semua pemain karena merekalah yang harus tampil," katanya.

Tolic menilai minimnya waktu istirahat dapat meningkatkan risiko terhadap kondisi fisik pemain. Karena itu, ia merasa perlu bersuara untuk memastikan keselamatan pemain tetap menjadi prioritas.

"Jadi itulah mengapa mereka perlu dilindungi. Saya perlu melindungi para pemain dan saya perlu melindungi kesehatan mereka, karena bayangkan kalau besok seseorang mengatakan dalam pertandingan dua hari ke depan, lalu ada pemain yang terkena serangan jantung, siapa yang akan bertanggung jawab?" ucapnya.

Tolic bahkan mempertanyakan siapa yang akan bertanggung jawab apabila terjadi insiden fatal akibat pemain dipaksa kembali bertanding dalam waktu singkat.

"Atau seseorang akan memberi tahu saya, 'Oke Igor, Anda adalah pelatih, Anda yang menurunkan pemain itu dan dia meninggal,' dan kemudian saya berkata, 'Oke, tidak apa-apa.' Siapa yang akan bertanggung jawab?" tegas Tolic.

Persib kini harus segera memulihkan kondisi pemain sebelum menghadapi Persebaya pada laga final Piala Presiden 2026. Kritik Tolic sekaligus menyoroti pentingnya keseimbangan antara tuntutan kompetisi dan perlindungan terhadap kesehatan pemain.

HIGHLIGHT

x|close