Ntvnews.id, Jakarta -Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) secara resmi melayangkan dukungan penuh kepada Presiden FIFA Gianni Infantino yang belakangan tengah menjadi sorotan publik akibat wacana komersialisasi dan penjualan saham Piala Dunia.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan AFA sebagai bentuk apresiasi terhadap rekam jejak kepemimpinan Infantino yang dinilai berhasil membawa perubahan positif pada tata kelola sepak bola global selama satu dekade terakhir.
"Atas nama Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) dan Komite Eksekutifnya, kami menyampaikan pesan ini kepada Anda, Bapak Presiden dan melalui Anda, kepada dewan FIFA untuk menyatakan dukungan kami terhadap kepemimpinan yang dijalankan selama 10 tahun terakhir," tulis pernyataan resmi AFA, Jumat(7/8).
Baca juga:FIFA Buka Proses Disipliner Terhadap AFA dan Sejumlah Pemain Argentina Usai Piala Dunia 2026
AFA menilai di bawah nakhoda Infantino, FIFA konsisten memprioritaskan pengembangan sepak bola dunia serta memperkokoh kelembagaan berbasis model tata kelola yang jelas, stabil, dan transparan. Langkah FIFA yang akhirnya membatalkan proyek penjualan saham Piala Dunia karena dinilai memicu ketidakpastian juga mendapat sambutan positif dari AFA.
Lebih lanjut, otoritas tertinggi sepak bola Argentina itu menyoroti sikap ksatria pimpinan FIFA yang bersedia mengakui kekeliruan dalam proses perencanaan tersebut, serta menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada 211 asosiasi anggota.
tangkapan layar; Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) dan Presiden FIFA Gianni Infantino (ketiga kanan) memberikan medali juara kedua Piala Dunia 2026 kepada kapten Timnas Argentina Lionel Messi (kedua kanan) dan rekan-rekannya di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) waktu setempat. Spanyol menjadi juara setelah mengalahkan Timnas Argentina dengan skor 1-0 dalam extra time pada pertandingan babak final Piala Dunia 2026. "Mengedepankan standar tata kelola merupakan pilar fundamental dalam memperkuat hubungan yang baik antara FIFA, asosiasi anggota, dan konfederasi," lanjut AFA dalam rilis resminya.
Dalam pandangan AFA, Infantino sukses menghadirkan transformasi mendalam di tubuh organisasi dengan membuka ruang dialog yang lebih inklusif, demokratis, dan patuh pada ketentuan statuta bagi seluruh asosiasi anggota maupun konfederasi regional.
"Oleh karena itu, menjelang Kongres FIFA berikutnya, asosiasi yang dengan bangga saya pimpin ini sangat meyakini dan menegaskan kembali bahwa langkah terbaik ke depan adalah terus bekerja di bawah kepemimpinan Anda, demi mewujudkan sepak bola yang lebih baik dan semakin inklusif," tutup AFA dalam surat resminya.
(Sumber:Antara)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) dan Presiden FIFA Gianni Infantino (ketiga kanan) memberikan medali juara kedua Piala Dunia 2026 kepada kapten Timnas Argentina Lionel Messi (kedua kanan) dan rekan-rekannya di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) waktu setempat. Spanyol menjadi juara setelah mengalahkan Timnas Argentina dengan skor 1-0 dalam extra time pada pertandingan babak final Piala Dunia 2026. (Antara)