Marc Klok Ikut Program Crossover Into Business di Harvard Business School

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Agu 2026, 15:43
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Marc Klok Marc Klok (Persib)

Ntvnews.id, Jakarta - Marc Klok terus mempersiapkan masa depannya di luar lapangan sepak bola. Gelandang Persib Bandung tersebut diterima dalam program Crossover into Business yang digelar Harvard Business School.

melansir akun Twitter @ojikneyasyah1, Kamis 27 Agustus 2026, program tersebut dirancang untuk membantu para atlet mempersiapkan karier setelah pensiun dari dunia olahraga profesional. Dalam program ini, para atlet akan mendapatkan pendampingan dari mahasiswa program MBA Harvard selama satu semester.

Kesempatan tersebut menjadi langkah penting bagi Klok untuk membangun fondasi karier setelah tidak lagi aktif sebagai pesepakbola profesional.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Marc Klok (@marcklok)

Sebelumnya, Klok juga telah menyelesaikan FIFA Players Executive Programme di Miami pada Juni 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upayanya mengembangkan kemampuan di bidang bisnis dan manajemen.

Langkah Klok dalam mempersiapkan kehidupan setelah sepak bola dinilai bisa menjadi contoh bagi para pemain muda Indonesia.

Karir sebagai pesepak bola profesional memiliki masa yang relatif singkat. Pemain dituntut tidak hanya memikirkan perjalanan di atas lapangan, tetapi juga harus mulai menyiapkan rencana untuk kehidupan setelah gantung sepatu.

Baca Juga: Liga Champions 2026/2026: Jadwal Drawing, Pembagian Pot dan Format Kompetisi

Terlebih, untuk bisa bertahan selama 10 hingga 15 tahun di level tertinggi sepak bola Indonesia saja sudah menjadi pencapaian yang sangat baik.

Karena itu, persiapan sejak masih aktif bermain menjadi hal penting agar para pemain memiliki pilihan karier dan kehidupan yang lebih matang setelah pensiun.

Klok kini menjadi salah satu contoh pemain yang mulai membangun pondasi tersebut sejak masih menjalani karier profesional. Pengalaman di dunia sepak bola yang kemudian dipadukan dengan pendidikan bisnis diharapkan dapat membuka peluang baru baginya setelah tidak lagi bermain.

HIGHLIGHT

x|close